Arti Kata "karut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "karut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

karut

ka·rut, ber·ka·rut a kusut; kacau tidak keruan;
ka·rut-ma·rut a 1 kusut (kacau) tidak keruan; rusuh dan bingung (tt pikiran, hati, dsb); banyak bohong dan dustanya (tt perkataan dsb); 2 berkerut-kerut tidak keruan (tt muka, wajah, dsb): kulit mukanya ~ dan penuh dng penyakit cacar;
me·nga·rut v 1 mengusutkan; mengacaukan; membuat rusuh tidak keruan; 2 berkata tidak keruan; berbohong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "karut"

📝 Contoh Penggunaan kata "karut" dalam Kalimat

1.Kondisi politik negara sedang karut, sehingga banyak warga yang merasa bingung.
2.Kulit mukanya karut, penuh dengan luka-luka akibat penyakit cacar.
3.Dia selalu berbohong dan membuat situasi menjadi karut, sehingga teman-temannya mulai menjauhinya.
4.Saya merasa pikiran saya karut, tidak bisa fokus dalam mengerjakan tugas akhir kuliah.
5.Pemilihan umum negara ini terkesan karut, karena banyak suara-suara yang tidak jelas dan tidak transparan.

📚 Artikel terkait kata "karut"

Mengenal Kata 'karut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "karut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "karut" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini dapat diartikan sebagai "kusut", "kacau tidak keruan", atau "rusuh dan bingung". Makna ini telah berkembang sejak zaman kuno, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang tidak teratur atau tidak stabil.

Contoh Penggunaan Kata "karut" dalam Bahasa Indonesia

Kata "karut" sering digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak stabil. Misalnya: - "Akhir-akhir ini, situasi ekonomi di negara ini menjadi karut dan tidak ada tanda-tanda perbaikan." - "Ia merasa karut hatinya setelah mendengar kabar buruk tentang kesehatan ibunya." - "Jalan-jalan di kota ini sangat karut, jadi kita harus berhati-hati saat berkendara."

Karut dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia

Kata "karut" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tidak stabil, tetapi dalam konteks yang lebih positif, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang untuk beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga. Dalam budaya Indonesia, kata "karut" juga digunakan dalam beberapa pepatah dan kata-kata bijak, seperti "jangan karut hati" atau " karut-karut saja, tapi tidak perlu khawatir".