Arti Kata "kata bertimbal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kata bertimbal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kata bertimbal

Istilah linguistik kata dengan dua makna yang berlawanan; kata bertimbal dasar Istilah linguistik kata-kata yang menjadi dasar bentukan kata yang lebih besar, misalnya jual menjadi dasar bentuk jualan kata jualan menjadi dasar bentukan kata berjualan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kata bertimbal"

📝 Contoh Penggunaan kata "kata bertimbal" dalam Kalimat

1.Dalam konteks pendidikan formal, siswa harus memahami makna kata "atas" yang memiliki arti bertimbal.
2.Kata "atas" juga digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan letak fisik suatu objek.
3.Dalam sastra Indonesia, penulis sering menggunakan kata "atas" dengan makna yang berbeda untuk menggambarkan keadaan hati.
4.Dalam konteks sosial, kata "atas" dapat digunakan untuk menggambarkan kelas sosial yang lebih tinggi.
5.Kata "atas" juga digunakan dalam bahasa formal untuk menggambarkan letak geografis suatu tempat yang lebih tinggi.

📚 Artikel terkait kata "kata bertimbal"

Mengenal Kata 'kata bertimbal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kata Bertimbal" - Hanya Dalam Bahasa Indonesia

Pada bahasa Indonesia, terdapat istilah linguistik "kata bertimbal" yang memiliki makna yang sangat unik. Kata ini dapat diartikan sebagai kata dengan dua makna yang berlawanan, sehingga memungkinkan penggunaan kata ini dalam konteks yang berbeda-beda. Istilah ini juga digunakan dalam konteks linguistik untuk menggambarkan kata-kata yang memiliki dua makna yang berlawanan, seperti kata "makan" yang dapat diartikan sebagai proses mengunyah makanan atau sebagai objek makanan itu sendiri. Penggunaan kata "kata bertimbal" dalam bahasa Indonesia telah ada sejak lama, dan telah menjadi bagian dari kebudayaan bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kata bertimbal" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari, dalam tulisan, atau bahkan dalam media massa. Contoh penggunaan kata "kata bertimbal" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: * "Dia makan nasi goreng di restoran." (dalam konteks makanan) * "Dia makan waktu bersantai di taman." (dalam konteks istirahat) * "Dia harus makan hati-hati agar tidak terlalu banyak." (dalam konteks proses mengunyah makanan) Dalam budaya Indonesia modern, kata "kata bertimbal" masih digunakan dengan mudah dan efektif dalam berbagai konteks. Bahkan, kata ini telah menjadi bagian dari identitas bahasa Indonesia, yang unik dan kaya makna. Dengan demikian, kata "kata bertimbal" tetap menjadi salah satu kata yang paling penting dalam bahasa Indonesia.