Arti Kata "kata sambung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kata sambung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kata sambung

konjungsi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kata sambung"

📝 Contoh Penggunaan kata "kata sambung" dalam Kalimat

1.kata sambung sangat penting dalam kalimat untuk menyambungkan klausa atau frasa.
2.Dalam pengajarannya, Guru meminta siswa untuk menggunakan kata sambung untuk membuat kalimat yang lebih kompleks.
3.kata sambung membantu kita untuk menyatakan hubungan antara ide atau gagasan yang berbeda dalam kalimat.
4.Pada kontes bahasa, peserta harus menggunakan kata sambung dengan tepat untuk membuat kalimat yang menarik.
5.Dalam percakapan sehari-hari, kita sering menggunakan kata sambung seperti "dan", "atau", dan "tetapi" untuk menyambungkan kalimat.

📚 Artikel terkait kata "kata sambung"

Mengenal Kata 'kata sambung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kata Sambung" - Konjungsi yang Menghubungkan Makna

Kata "kata sambung" atau dalam istilah lain disebut konjungsi, merupakan salah satu unsur penting dalam bahasa Indonesia yang digunakan untuk menghubungkan makna antara kata-kata atau kalimat. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika bahasa Indonesia masih dalam proses berkembang. Dalam konteks sejarah, kata sambung digunakan sebagai alat untuk menghubungkan gagasan atau ide yang berbeda-beda. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sambung digunakan untuk menghubungkan kalimat atau klausa yang berbeda-beda untuk menciptakan kalimat yang lebih kompleks dan bermakna. Contoh penggunaan kata sambung dalam kalimat alami dapat dilihat dalam kalimat-kalimat seperti: "Saya pergi ke pasar, lalu saya beli buah." Dalam contoh kalimat ini, kata "lalu" berfungsi sebagai kata sambung yang menghubungkan dua klausa yang berbeda-beda. Contoh lainnya adalah: "Saya suka membaca buku, tetapi saya tidak memiliki waktu." Dalam contoh kalimat ini, kata "tetapi" berfungsi sebagai kata sambung yang menghubungkan dua kalimat yang berbeda-beda. Dalam budaya Indonesia modern, kata sambung memiliki peran penting dalam komunikasi sehari-hari. Dengan menggunakan kata sambung, seseorang dapat menghubungkan gagasan atau ide yang berbeda-beda untuk menciptakan kalimat yang lebih kompleks dan bermakna. Selain itu, kata sambung juga dapat digunakan untuk menambahkan nuansa atau emosi dalam kalimat, seperti dalam kalimat: "Saya suka membaca buku, karena saya ingin menambah wawasan saya." Dalam contoh kalimat ini, kata "karena" berfungsi sebagai kata sambung yang menghubungkan dua kalimat yang berbeda-beda dan menambahkan nuansa atau emosi dalam kalimat.