Arti Kata "perang Padri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perang Padri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perang Padri

perang antara kaum Islam dan kaum adat (yang dibantu Belanda) di pesisir Sumatra Barat (tahun 1821-1837)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perang Padri"

📝 Contoh Penggunaan kata "perang Padri" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-19, Sumatra Barat mengalami perang Padri yang berkepanjangan.
2.perang Padri adalah salah satu contoh konflik agama yang terjadi di Indonesia pada masa lampau.
3.Sejarawan masih mempelajari dan mengkaji perang Padri sebagai bagian penting dalam sejarah Indonesia.
4.perang Padri meninggalkan jejak yang mendalam dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau.
5.Pada masa pendidikan, perang Padri dijadikan pelajaran untuk memahami sejarah dan konflik agama di Indonesia.

📚 Artikel terkait kata "perang Padri"

Mengenal Kata 'perang Padri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perang Padri" - Sejarah dan Relevansi di Indonesia

Kata "perang Padri" seringkali disebutkan dalam konteks sejarah Indonesia, khususnya dalam masa penjajahan Belanda. Namun, apa sebenarnya makna umum dan konteks historis dari kata ini? **Perang Padri** adalah istilah yang merujuk pada konflik antara kaum Islam dan kaum adat di pesisir Sumatra Barat pada tahun 1821-1837. Konflik ini berlangsung selama lebih dari satu dekade dan memiliki dampak signifikan pada sejarah Indonesia. Pada masa itu, **perang Padri** memicu perubahan besar dalam struktur sosial dan politik di Sumatra Barat. Kaum Islam, yang dipimpin oleh Padri, berjuang untuk menerapkan hukum Islam dan menentang sistem adat yang telah ada selama berabad-abad. Sementara itu, Belanda yang sedang menjajah Indonesia, melihat kesempatan untuk menguasai daerah tersebut dan membantu kaum adat untuk menentang kaum Islam. Konflik ini akhirnya berakhir dengan kemenangan Belanda dan kaum adat, tetapi tidak menghilangkan pengaruh sejarah **perang Padri** pada masyarakat Indonesia. **Perang Padri** tidak hanya berdampak pada sejarah Indonesia, tetapi juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak masyarakat Indonesia yang masih mengenal dan menghargai warisan sejarah **perang Padri**, terutama di Sumatra Barat. Selain itu, konflik ini juga telah menjadi inspirasi bagi banyak karya sastra dan seni di Indonesia. Bahkan, **perang Padri** telah dipakai sebagai simbol perlawanan terhadap pemerintah kolonial dan penjajahan.