Arti Kata "katalepsi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "katalepsi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

katalepsi

ka·ta·lep·si /katalépsi/ n Dok gejala penyakit yg mengakibatkan penderita tidak kuasa menggerakkan ototnya untuk mengembalikan posisi tubuh atau anggota badannya ke posisi semula (msl jika tangannya direntangkan ke kanan, si penderita tidak berdaya mengembalikannya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "katalepsi"

📝 Contoh Penggunaan kata "katalepsi" dalam Kalimat

1.Dokter mendiagnosis penderita dengan penyakit katalepsi, yang membuatnya tidak dapat menggerakkan lengan.
2.Penderita katalepsi harus didorong oleh teman karena tidak dapat mengembalikan posisi badannya.
3.Penyakit katalepsi dapat menyebabkan kerusakan otak dan mempengaruhi fungsi motorik.
4.Dalam ilmu penyakit, katalepsi adalah gejala yang menunjukkan kerusakan pada sistem otot dan saraf.
5.Pada kasus katalepsi, pasien harus menjalani proses rehabilitasi untuk mengembalikan kemampuan motoriknya.

📚 Artikel terkait kata "katalepsi"

Mengenal Kata 'katalepsi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Katalepsi" - Gejala Penyakit yang Mengganggu Kesadaran

Katalepsi adalah istilah yang digunakan dalam bidang kedokteran untuk menggambarkan gejala penyakit yang mengakibatkan seseorang tidak bisa menggerakkan ototnya untuk mengembalikan posisi tubuh atau anggota badannya ke posisi semula. Gejala ini seringkali dihubungkan dengan gangguan kesadaran dan keseimbangan otot. Dalam sejarah medis, katalepsi telah digunakan untuk menggambarkan kondisi yang umumnya disebabkan oleh kerusakan otak atau sistem saraf. Kata lain yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi ini adalah "koma" atau "keadaan koma". Namun, katalepsi lebih spesifik menggambarkan gejala yang terkait dengan gangguan otot dan kesadaran. Dalam kehidupan sehari-hari, katalepsi dapat dijumpai dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang yang menderita katalepsi mungkin sulit untuk menggerakkan lengan atau kaki mereka untuk melakukan gerakan sederhana seperti mengangkat barang. Contoh kalimat yang menggunakan katalepsi adalah: "Penderita katalepsi tidak bisa mengembalikan posisi tangannya ke posisi semula setelah direntangkan ke kanan." Atau, "Gejala katalepsi dapat menyebabkan penderita sulit untuk bergerak atau melakukan aktivitas sehari-hari." Dalam budaya Indonesia modern, katalepsi dapat dijumpai dalam konteks kesehatan dan medis. Namun, katalepsi juga dapat dihubungkan dengan konsep kesadaran dan keseimbangan otot dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang yang menderita katalepsi mungkin perlu melakukan terapi fisik untuk meningkatkan keseimbangan otot dan kesadaran mereka. Contoh kalimat yang menggunakan katalepsi dalam konteks ini adalah: "Penderita katalepsi perlu melakukan terapi fisik untuk meningkatkan keseimbangan otot dan kesadaran mereka."