Arti Kata "kecak pinggang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kecak pinggang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kecak pinggang

ke·cak ping·gang, ber·ke·cak ping·gang v menumpukan tangan di pinggang; bercekak pinggang; bertolak pinggang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kecak pinggang"

📝 Contoh Penggunaan kata "kecak pinggang" dalam Kalimat

1.Siswa berkecak pinggang saat berdiri di barisan untuk memulai rapat.
2.Guru mengajarkan cara berkecak pinggang kepada murid-muridnya dalam pelajaran olahraga.
3.Pada pameran budaya, penari tradisional berce kak pinggang sambil menampilkan gerakan khas.
4.Pada acara formal, tamu kehormatan berkecak pinggang dengan sopan sebelum berselamatkan.
5.Pada hari pertama sekolah, murid-murid berkecak pinggang dengan gembira sebelum memulai tahun ajaran baru.

📚 Artikel terkait kata "kecak pinggang"

Mengenal Kata 'kecak pinggang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kecak Pinggang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kecak pinggang" pertama kali digunakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai kata kerja yang berarti menumpukan tangan di pinggang. Istilah ini mungkin tidak terdengar familiar pada awalnya, namun, dalam konteks sosial dan budaya, "kecak pinggang" memiliki makna yang lebih dalam dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Sejarah dan Makna Konteks

Dalam sejarah, "kecak pinggang" memiliki makna yang berbeda dari penggunaannya saat ini. Istilah ini sering digunakan dalam konteks perang dan pertempuran, di mana para pejuang atau prajurit menumpukan tangan di pinggang sebagai tanda keberanian atau sebagai lambang identitas. Namun, dalam konteks modern, "kecak pinggang" lebih sering digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan seseorang yang memiliki keberanian atau kekuatan yang luar biasa.

Penggunaan Kata dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kecak pinggang" dalam kalimat yang alami: * Ia menunjukkan kecak pinggangnya dengan menumpukan tangan di pinggang saat berbicara di depan umum. * Ibu saya sangat kecak pinggang, dia selalu berhasil menyelesaikan tugas yang sulit. * Sang juara sepak bola kecak pinggang dalam menendang bola ke gawang lawan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, "kecak pinggang" memiliki relevansi yang signifikan dengan konsep keberanian dan kekuatan. Seseorang yang memiliki kecak pinggang dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang sulit. Dalam budaya Indonesia modern, "kecak pinggang" juga digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan keberanian diri.