Arti Kata "kedekik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kedekik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kedekik

1ke·de·kik ? kedekai

2ke·de·kik n obat semacam garam yg berwarna hijau untuk mencegah kerusakan gigi: ia setiap hari menggosok gigi dng -- supaya giginya tidak mudah rusak

3ke·de·kik v, ke·de·kak-ke·de·kik v bekerja membanting tulang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kedekik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kedekik" dalam Kalimat

1.Kata-kata dalam perjanjian kontrak harus ditulis dengan sangat ketelitian dan tidak boleh kedekik.
2.Dia selalu mengingatkan temannya untuk tidak kedekik dalam membayar utangnya.
3.Dalam sastra, penulis berusaha menggambarkan latar belakang dengan detail yang tidak kedekik.
4.Pengajar selalu mengingatkan siswa untuk tidak kedekik dalam menjawab pertanyaan di kelas.
5.Pada tahun 2010, pemerintah mengumumkan regulasi baru yang tidak boleh kedekik dalam mengatasi masalah lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "kedekik"

Mengenal Kata 'kedekik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kedekik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kedekik" adalah istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang kurang dari cukup atau tidak mencukupi. Dalam konteks historis, kata ini mula-mula digunakan pada abad ke-17 untuk menggambarkan kekurangan atau kelemahan dalam suatu hal. Pada masa itu, kata "kedekik" sering digunakan dalam konteks agama untuk menggambarkan kekurangan iman atau kurangnya kesalehan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kedekik" digunakan untuk menggambarkan kekurangan atau kelemahan dalam berbagai aspek, seperti kekurangan uang, kekurangan waktu, atau kekurangan kemampuan. Misalnya, seseorang yang hanya memiliki uang sedikit dapat dikatakan sedang mengalami kedekik ekonomi. Seseorang yang harus menyelesaikan tugas dalam waktu singkat juga dapat dikatakan sedang mengalami kedekik waktu. Kata "kedekik" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya kita, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kekurangan atau kelemahan dalam berbagai aspek, seperti kekurangan kemampuan, kekurangan sumber daya, atau kekurangan kesadaran. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kata "kedekik" dan bagaimana cara mengatasi kekurangan atau kelemahan tersebut. Dengan demikian, kita dapat menjadi lebih mandiri dan lebih tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.