Arti Kata "keibodan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keibodan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keibodan

ke·i·bo·dan /kéibodan/ Jp n laskar penjaga keamanan rakyat (pd masa pendudukan Jepang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keibodan"

📝 Contoh Penggunaan kata "keibodan" dalam Kalimat

1.Dalam masa pendudukan Jepang, keibodan berfungsi sebagai keamanan rakyat yang efektif.
2.keibodan di kota kami selalu berpatroli pada malam hari untuk menjaga keamanan.
3.Pada masa lalu, keibodan digunakan sebagai nama organisasi keamanan rakyat yang kuat.
4.Di era pendudukan Jepang, keibodan memainkan peran penting dalam menjaga keamanan masyarakat.
5.Kisah tentang keibodan merupakan bagian penting dari sejarah perlawanan rakyat terhadap pendudukan Jepang.

📚 Artikel terkait kata "keibodan"

Mengenal Kata 'keibodan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Keibodan" - Inspirasi dan Motivasi

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, kata keibodan menjadi istilah yang populer di kalangan masyarakat. Istilah ini merujuk pada laskar penjaga keamanan rakyat yang dibentuk oleh pemerintah Jepang. Laskar ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia, tetapi juga sering digunakan untuk menindas dan mengintimidasi masyarakat. Dalam konteks historis, keibodan menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap kolonialisasi Jepang. Mereka yang bergabung dengan keibodan sering kali terlibat dalam aksi-aksi perlawanan terhadap pemerintah Jepang, baik dengan cara non-ekstrem maupun ekstrem. Namun, peran keibodan dalam sejarah Indonesia masih diperdebatkan hingga saat ini. Dalam kalimat, kata keibodan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Pada masa pendudukan Jepang, keibodan menjadi kekuatan yang tak terkalahkan." Atau, "Rakyat Indonesia melawan keibodan dengan cara yang berbeda-beda." Dalam penggunaan sehari-hari, kata keibodan sering digunakan untuk menggambarkan kekuatan yang dominan atau otoriter. Dalam kehidupan sehari-hari, keibodan masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam konteks organisasi atau komunitas, kata keibodan digunakan untuk menggambarkan kekuatan atau kelompok yang memiliki kekuasaan dan pengaruh. Selain itu, keibodan juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu, film, atau buku, untuk menggambarkan kekuatan atau perlawanan terhadap ketertiban atau kekuasaan yang ditekan.