Arti Kata "kejang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kejang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kejang

ke·jang a 1 kaku dan menegang (tt urat atau otot); 2 Dok pengerutan otot yg berlebihan di luar kehendak;
-- demam Dok kejang yg timbul ketika suhu badan meningkat (sangat tinggi); -- laring kejang pd otot-otot pangkal tenggorok akibat menyempitnya jalan napas; -- mulut 1 mulut terkancing (terkatup rapat-rapat, tidak dapat dibuka); 2 ki tidak dapat berkata apa-apa lagi (krn kaget, kecewa, takut, dsb); -- pedet Tern gejala kekejangan dan kekakuan kaki pedet (anak sapi) krn kekurangan zat kapur atau krn gangguan alat pencernaan;
ber·ke·jang v mengedang-ngedangkan (meregang-regang) kaki;
ber·ke·jang-ke·jang v berkejang;
me·nge·jang v mulai (menjadi) kejang: krn panas badannya tinggi, tangan dan kakinya ~;
me·nge·jang·kan v mengulurkan kaki dsb keras-keras hingga spt kejang (kaku);
ke·ke·jang·an n sakit kejang (pd kaki dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kejang"

📝 Contoh Penggunaan kata "kejang" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, gadis kecil mengalami kejang karena panas badannya yang sangat tinggi.
2.Sakit kejang pada kaki pedet dapat disebabkan oleh kekurangan zat kapur atau gangguan alat pencernaan.
3.Dokter harus segera menangani pasien yang mengalami kejang demam akibat suhu badan yang meningkat sangat cepat.
4.Ibu mengalami kejang laring saat anaknya mengalami sesak napas dan perlu segera mendapatkan perawatan.
5.Anak kecil berusaha menggerakkan kaki yang masih kejang setelah jatuh dari sepeda.

📚 Artikel terkait kata "kejang"

Mengenal Kata 'kejang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kejang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kejang" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kejang diartikan sebagai keadaan kaku dan menegang, biasanya terjadi pada urat atau otot. Namun, konteks historis dan sosial dari kata ini dapat berkembang lebih luas lagi. Dalam ilmu kedokteran, kejang dapat diartikan sebagai pengerutan otot yang berlebihan di luar kehendak. Selain itu, kejang juga dapat terjadi pada anak-anak, seperti pada gejala kejang pada pedet (anak sapi) akibat kekurangan zat kapur atau gangguan alat pencernaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar tentang kejang yang terjadi pada orang-orang karena demam atau panas badan yang tinggi. Bahkan, kejang dapat menyebabkan kesulitan dalam bernapas, seperti pada kasus kejang laring. Selain itu, kejang juga dapat menyebabkan mulut terkancing, sehingga tidak dapat dibuka. Dalam beberapa kasus, kejang dapat menjadi gejala awal dari penyakit yang lebih serius. Tapi, kejang tidak hanya terjadi pada kondisi medis. Dalam bahasa sehari-hari, kejang juga dapat diartikan sebagai keadaan tidak dapat berkata apa-apa lagi karena kaget, kecewa, atau takut. Bahkan, kejang dapat menjadi istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan kaki yang meregang-regang atau kaku. Dalam budaya Indonesia modern, kejang juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita menghadapi tantangan-tantangan dalam kehidupan.