Arti Kata "majasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "majasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

majasi

ma·ja·si a tidak sebenarnya (sbg kiasan, persamaan, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "majasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "majasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah menggunakan istilah "majasi" dalam laporan resmi untuk menggambarkan situasi yang tidak sebenarnya.
2.Di dalam novel, penulis menggunakan kata "majasi" untuk menggambarkan hubungan yang tidak adem di antara tokoh utama.
3.Dalam konteks pendidikan, guru menggunakan kata "majasi" untuk menjelaskan konsep abstrak yang sulit dipahami siswa.
4.Saat berbicara tentang politik, kalimat "pemerintah mengalami majasi dalam menghadapi krisis" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak menentu.
5.Di dalam puisi, penyair menggunakan kata "majasi" untuk menggambarkan kehidupan yang tidak sesuai dengan harapan.

📚 Artikel terkait kata "majasi"

Mengenal Kata 'majasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Majasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "majasi" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks yang tidak sebenarnya. Secara resmi, "majasi" berarti "ma·ja·si a tidak sebenarnya (sbg kiasan, persamaan, dsb)". Namun, di mana asal kata ini dan bagaimana kata ini berkembang menjadi bagian dari bahasa Indonesia modern? Pada dasarnya, "majasi" merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai kiasan atau persamaan dalam berbagai konteks. Dalam sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari bahasa lain, tetapi telah terintegrasi dengan baik dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "majasi" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak sebenarnya, tetapi memiliki hubungan atau kesamaan dengan sesuatu yang lain. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "majasi" dalam kalimat yang alami: * "Dia mengatakan bahwa dia tidak ingin majasi dengan pacarnya, tetapi pada kenyataannya, dia masih menyukainya." * "Saya pikir film ini tidak terlalu majasi dengan kisah yang sebenarnya, tapi masih menarik untuk ditonton." * "Dia merasa bahwa majasi antara saudara kandung dan saudara tiri adalah sangat berbeda." Kata "majasi" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata "majasi" untuk menggambarkan sesuatu yang tidak sebenarnya, tetapi memiliki hubungan atau kesamaan dengan sesuatu yang lain. Dengan demikian, kata "majasi" menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia modern dan terus berkembang dalam konteks yang lebih luas.