Arti Kata "kekawin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kekawin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kekawin

ke·ka·win n kakawin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kekawin"

📝 Contoh Penggunaan kata "kekawin" dalam Kalimat

1.Kakawin Ramayana merupakan salah satu karya sastra kuno yang paling populer di Indonesia.
2.Pendidikan mengenai kakawin telah dimasukkan dalam kurikulum sekolah untuk memahami sejarah sastra.
3.Di daerah Jawa, tradisi kekawin masih dipelihara dan diwarisi oleh masyarakat setempat.
4.Kakawin sebagai bentuk sastra lama telah menjadi sumber inspirasi bagi para penyair dan penulis modern.
5.Kampus Universitas Gadjah Mada memiliki jurusan yang membahas tentang sejarah dan sastra kakawin.

📚 Artikel terkait kata "kekawin"

Mengenal Kata 'kekawin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kekawin" - Inspirasi Sastra Tradisional

Kata kekawin adalah istilah yang berasal dari bahasa Sansekerta, "kāvya", yang berarti "sastra puisi" atau "karya sastra". Dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, kekawin merujuk pada jenis sastra lama yang berbentuk puisi atau syair. Karya sastra ini biasanya berisi cerita, pantun, atau puisi yang disampaikan dalam bentuk lisan. Dalam sejarah, kekawin memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Jawa kuno. Karya sastra ini sering digunakan untuk mengisahkan cerita rakyat, mitos, atau legenda. Contoh-contoh kekawin yang terkenal antara lain Ramayana dan Mahabharata yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Jawa. Dalam kalimat alami, kekawin dapat digunakan seperti ini: "Di Jawa, kekawin masih digunakan sebagai sarana pengalaman sastra." Penggunaan kekawin dalam kehidupan sehari-hari masih dapat ditemukan dalam beberapa aspek kebudayaan Indonesia. Misalnya, dalam upacara adat atau perayaan-perayaan tradisional, kekawin masih dipakai untuk menghiasi acara tersebut. Selain itu, kekawin juga digunakan sebagai inspirasi dalam karya sastra modern. Penulis-penulis Indonesia sering menggunakan tema dan gaya kekawin dalam karya-karya mereka untuk menunjukkan kesan dan makna yang lebih dalam. Dengan demikian, kata kekawin tidak hanya merupakan istilah sastra yang kuno, tetapi juga merupakan simbol inspirasi dan pengalaman sastra yang masih relevan dalam kehidupan modern.