Arti Kata "kelambanan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelambanan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelambanan

ke.lam.ban.an Nomina (kata benda) perihal lamban

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelambanan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelambanan" dalam Kalimat

1.Keterlambanan dalam menyelesaikan proyek telah mempengaruhi penilaian kinerja tim.
2.Dalam masyarakat, kelambanan seseorang sering dianggap sebagai kekurangan.
3.Pengajar menilai siswa yang sering terlambat datang ke kelas memiliki sifat yang tidak disiplin.
4.Keterlambanan dalam menghadapi tantangan dapat menghalangi kemajuan seseorang.
5.Dalam budaya Jepang, keterlambanan dianggap sebagai perilaku yang tidak hormat terhadap orang lain.

📚 Artikel terkait kata "kelambanan"

Mengenal Kata 'kelambanan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelambanan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kelambanan" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "kelambanan" merujuk pada sifat lamban atau tidak cepat dalam melakukan sesuatu. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan karakteristik masyarakat Jawa pada masa lalu, yang dikenal sebagai "kelemasan" atau "kelambanan" dalam melakukan tindakan. Dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan sifat pasif atau tidak aktif dalam menghadapi situasi atau tantangan.

Contoh Penggunaan Kata "kelambanan" dalam Kalimat

Kata "kelambanan" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ketua komunitas mengkritik kelemasan warga dalam menyelesaikan masalah lingkungan." Dalam kalimat ini, "kelemasan" sama dengan "kelambanan" yang menggambarkan sifat lamban atau tidak cepat dalam melakukan tindakan. Contoh lainnya adalah, "Pemuda tersebut memiliki sifat yang penuh dengan kelambanan dalam mencari pekerjaan." Dalam kalimat ini, "kelambanan" digunakan untuk menggambarkan sifat pasif atau tidak aktif dalam mencari pekerjaan.

Relevansi Kata "kelambanan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelambanan" masih sangat relevan. Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam melakukan tindakan karena sifat "kelambanan" mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan mengatasi sifat "kelambanan" yang ada dalam diri sendiri. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kelambanan" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam menggambarkan sifat lamban dalam menghadapi perubahan atau tantangan. Dengan demikian, kata "kelambanan" tetap memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia.