Arti Kata "kelentong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelentong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelentong

ke·len·tong n kelemton

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelentong"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelentong" dalam Kalimat

1.Pengajar mengajukan kelemton dalam jawaban siswa tersebut kepada guru yang memantau pekerjaan.
2.Saya sangat tidak senang mendengar kelemton dalam bahasa ibu bapakku.
3.Dalam puisi tersebut, penulis menggunakan kelemton untuk menonjolkan makna kata.
4.Pengajar memberikan kritik tentang kelemton dalam tulisan mahasiswa tersebut.
5.Ibu tidak perlu khawatir, anakku hanya mengalami kelemton karena terjatuh.

📚 Artikel terkait kata "kelentong"

Mengenal Kata 'kelentong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelentong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kelentong" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan sesuatu yang menonjol, mencolok, atau menarik perhatian. Kata ini memiliki akar yang panjang di dalam bahasa Indonesia, dengan konteks historis yang menarik. Pada abad ke-19, kata "kelentong" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang unik atau menonjol, seperti objek yang memiliki bentuk atau warna yang tidak biasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelentong" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menarik atau mencolok. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kelentong" dalam kalimat yang alami: * "Kantor baru kami memiliki desain yang sangat kelentong, dengan warna biru muda yang cerah dan dekorasi yang modern." * "Saya suka membaca buku dengan judul kelentong, yang sering kali memiliki topik atau tema yang tidak biasa." * "Pertunjukan musik malam itu memiliki penampilan kelentong, dengan kostum yang mencolok dan gerakan yang menarik." Kata "kelentong" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, kata "kelentong" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang unik atau menarik, seperti budaya atau tradisi yang masih dipertahankan. Misalnya, "Festival budaya di desa itu memiliki penampilan kelentong, dengan kostum dan musik tradisional yang menarik." Dengan demikian, kata "kelentong" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.