Arti Kata "keletik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keletik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keletik

1ke·le·tik n tiruan bunyi benda kecil yg jatuh ke lantai

2ke·le·tik ? geletik

3ke·le·tik a tidak dapat diairi (tt sawah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keletik"

📝 Contoh Penggunaan kata "keletik" dalam Kalimat

1.Saya mendengar suara keletik yang keras ketika benda jatuh ke lantai.
2.Bunyi keletik dari genting di atas meja membuatku terkejut.
3.Dalam pertunjukan teater, penari menciptakan efek suara keletik untuk memperkuat adegan.
4.Murid perlu mengenali bunyi keletik dari suara langkah kaki orang lain.
5.Bunyi keletik yang datang dari koridor membuatku merasa tidak nyaman.

📚 Artikel terkait kata "keletik"

Mengenal Kata 'keletik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keletik" - Suara Kecil yang Bisa Mengubah Masa Depan Anda

Kata "keletik" sering kita dengar sehari-hari, tetapi apakah kita benar-benar tahu apa itu? Menurut KBBI, keletik adalah tiruan bunyi benda kecil yang jatuh ke lantai. Suara ini sering digunakan untuk menggambarkan suara benda kecil seperti koin, perhiasan, atau bahkan buah yang jatuh ke tanah. Suara keletik memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara benda kecil yang jatuh ke tanah. Suara ini juga sering digunakan dalam lagu-lagu tradisional Indonesia. Dalam konteks sosial, suara keletik sering digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan suara kecil yang bisa membuat perubahan besar. Contoh penggunaan kata keletik dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Suara keletik koin yang jatuh ke lantai membuatku terkejut." Atau, "Aku mendengar suara keletik buah yang jatuh ke tanah." Dalam contoh-contoh ini, kita dapat melihat bahwa kata keletik digunakan untuk menggambarkan suara benda kecil yang jatuh ke tanah. Kata keletik juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Suara ini sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti mainan, permainan tradisional, atau bahkan dalam lagu-lagu modern. Dalam budaya Indonesia modern, suara keletik sering digunakan sebagai simbol kecil yang bisa membuat perubahan besar. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata keletik tidak hanya memiliki makna umum, tetapi juga memiliki konteks historis dan sosial yang menarik.