Arti Kata "kemamang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kemamang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kemamang

ke·ma·mang n hantu yg konon berupa kepala orang yg menyala kemerah-merahan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kemamang"

📝 Contoh Penggunaan kata "kemamang" dalam Kalimat

1.Dalam mitos lisan daerah, kemamang sering digambarkan sebagai penjaga hutan yang tak pernah tidur.
2.Pada malam hari, banyak orang yang takut melintasi hutan karena khawatir bertemu dengan kemamang yang menyeramkan.
3.Pada kisah rakyat, seorang prajurit yang berani melawan kemamang dan akhirnya berhasil mengusir hantu itu dari desa.
4.Dalam cerita anak-anak, kemamang sering digambarkan sebagai hantu kecil yang suka mengintai anak-anak yang tidak tidur malam.
5.Di sebuah desa pedalaman, penduduk setempat masih percaya bahwa kemamang adalah hantu yang dapat menjadi pertanda baik atau buruk bergantung pada situasinya.

📚 Artikel terkait kata "kemamang"

Mengenal Kata 'kemamang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kemamang" - Hantu Paling Mengerikan dalam Legenda Indonesia

Kata "kemamang" memiliki makna yang unik dan kental dalam budaya Indonesia. Secara resmi, "kemamang" adalah hantu yang konon berupa kepala orang yang menyala kemerah-merahan. Dalam konteks historis, kemamang sering digambarkan sebagai hantu yang menakutkan dan dihormati oleh masyarakat tradisional. Legenda tentang kemamang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia, dan sering digunakan untuk menghantui orang-orang yang melanggar aturan atau melakukan perilaku tidak baik. Penggunaan kata "kemamang" dapat dilihat dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Legenda tentang kemamang masih dipercaya oleh masyarakat di pedalaman Sumatera." Atau, "Menurut cerita rakyat, kemamang adalah hantu yang menuntun orang-orang yang tak beruntung." Dalam beberapa kesempatan, kata "kemamang" digunakan untuk menggambarkan suasana yang menakutkan atau menyeramkan. Misalnya, "Pagi itu, saya merasa sedang dihadapkan dengan kemamang yang menyala kemerah-merahan." Kemamang memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Banyak tempat wisata yang menampilkan kemamang sebagai hantu yang menakutkan, tetapi juga menarik bagi wisatawan. Selain itu, legenda tentang kemamang dapat digunakan sebagai inspirasi untuk karya seni atau sastra. Dalam beberapa kesempatan, kata "kemamang" digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan kekuatan supernatural yang tak terduga.