Arti Kata "kerese pese" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerese pese" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerese pese

ke·re·se pe·se /kerésé-pésé/ v cak keleseh reseh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerese pese"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerese pese" dalam Kalimat

1.Dalam kesempatan formal, beliau berbicara dengan kerese pese dan mengajukan pertanyaan yang sangat mendalam.
2.kerese pese yang ada di kampung halamanku sangat jarang digunakan sekarang, karena banyak warga yang lebih suka menggunakan jalan alternatif.
3.Dalam sastra, kerese pese digambarkan sebagai jalan yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa.
4.Dosen mengajarkan kepada mahasiswanya tentang pentingnya memelihara kerese pese sebagai salah satu sumber keindahan alam.
5.kerese pese yang ada di tengah kota ini sering menjadi tempat wisata favorit bagi warga lokal.

📚 Artikel terkait kata "kerese pese"

Mengenal Kata 'kerese pese' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kerese Pese" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kerese pese" seringkali tidak familiar bagi masyarakat Indonesia modern. Namun, di masa lalu, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan memiliki konteks historis yang menarik. Secara umum, "kerese pese" dapat diterjemahkan sebagai "keleseh reseh", yang berarti merasa tidak nyaman atau tidak enak hati.

Asal Usul Kata "Kerese Pese"

Kata "kerese pese" berasal dari bahasa Jawa, yang merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat Jawa dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau tidak enak hati, seperti merasa sedih, marah, atau tidak puas. Di masa lalu, kata ini seringkali digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam peristiwa-peristiwa yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman atau tidak enak hati.

Contoh Penggunaan Kata "Kerese Pese"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kerese pese" dalam kalimat yang alami: - Saya merasa kerese pese ketika mendengar berita tentang bencana alam yang terjadi di daerah lain. - Ibu merasa kerese pese karena putranya tidak pulang ke rumah pada waktu yang ditentukan. - Kami semua merasa kerese pese ketika mendengar berita tentang kejadian yang tidak terduga.

Relevansi Kata "Kerese Pese" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerese pese" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks emosi dan perasaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau tidak enak hati, seperti merasa sedih, marah, atau tidak puas. Dengan demikian, kata "kerese pese" masih memiliki nilai dan makna yang signifikan dalam bahasa Indonesia.