Arti Kata "kerosong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerosong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerosong

ke·ro·song n kulit ular yg ditinggalkan sesudah berganti kulit;
me·nge·ro·song v mengelupas (kulitnya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerosong"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerosong" dalam Kalimat

1.Dokter menemukan bekas kulit ular yang telah mengering di tempat kejadian.
2.Pada musim hujan, kulit ular seringkali terlepas dan meninggalkan kulit yang kerosong.
3.Dalam proses metamorfosis, ular mengelupas kulit lama dan meninggalkan kulit yang kerosong.
4.Kulit ular yang kerosong terlihat seperti kulit yang telah mengering dan retak.
5.Pada masa lalu, masyarakat lokal seringkali menganggap kulit ular yang kerosong sebagai simbol keberuntungan.

📚 Artikel terkait kata "kerosong"

Mengenal Kata 'kerosong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kerosong" - Mengungkapkan Proses Pemindaian dan Perubahan

Kata "kerosong" seringkali tidak banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam konteks biologi, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan penting. Kata "kerosong" dalam arti resmi adalah kulit ular yang ditinggalkan setelah berganti kulit. Proses ini terjadi secara alami dalam siklus hidup ular, di mana mereka mengelupas kulit lama mereka untuk mendapatkan kulit baru yang lebih baik. Dalam beberapa tahun terakhir, kata "kerosong" juga mulai digunakan dalam konteks yang lebih meluas. Misalnya, ketika kita mengelupas kulit yang kering dan kusam dari tangan kita, kita dapat mengatakan bahwa kulit itu mengekosong atau mengelupas. Dalam contoh lain, kita dapat mengatakan bahwa sebuah pakaian yang sudah tidak terpakai lagi telah kosong dari nilai ekonomisnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kerosong" memiliki banyak relevansi. Misalnya, ketika kita mencuci pakaian, kita harus memastikan bahwa pakaian itu benar-benar kosong dari kotoran sebelum kita mencucinya. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kerosong" juga digunakan dalam konteks yang lebih filosofis. Misalnya, ketika kita mengalami kehilangan atau kekosongan dalam hidup kita, kita dapat mengatakan bahwa kita sedang melewati proses kerosong untuk mencari kebahagiaan dan kejelasan. Dalam kesimpulan, kata "kerosong" memiliki makna yang sangat spesifik dan penting dalam biologi. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata ini juga memiliki banyak relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "kerosong", kita dapat memiliki wawasan yang lebih luas dan mendalam tentang proses hidup dan perubahan dalam kehidupan.