Arti Kata "keterlanjuran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keterlanjuran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keterlanjuran

ke.ter.lan.jur.an Nomina (kata benda) perihal terlanjur: atas keterlanjuran nya, dia minta maaf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keterlanjuran"

📝 Contoh Penggunaan kata "keterlanjuran" dalam Kalimat

1.Dia minta maaf atas keterlanjuran nya karena telah menjelek-jelekkan temannya.
2.keterlanjuran dalam melakukan tindakan tersebut membuat dia kehilangan kepercayaan diri.
3.Pengajar itu meminta maaf karena keterlanjuran nya dalam menjelaskan materi pelajaran.
4.keterlanjuran dalam mengemudi membuatnya mengalami kecelakaan berkepanjangan.
5.Dia merasa bersalah karena keterlanjuran nya dalam menghadapi situasi sulit.

📚 Artikel terkait kata "keterlanjuran"

Mengenal Kata 'keterlanjuran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keterlanjuran" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Historis

Kata keterlanjuran memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari kata "terlanjur", yang memiliki arti "sudah terjadi" atau "sudah terlanjur". Dalam pengertian ini, keterlanjuran mengacu pada keadaan atau situasi yang sudah terjadi dan tidak dapat diubah lagi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata keterlanjuran sering digunakan untuk mengungkapkan penyesalan atau kekecewaan atas keputusan atau tindakan yang telah diambil.

Contoh Penggunaan

Keterlanjuran sering digunakan dalam kalimat yang mengungkapkan penyesalan atau kekecewaan. Misalnya: * "Atas keterlanjunannya, dia minta maaf kepada teman yang telah dipilih sebagai partner bisnis." - Dalam kalimat ini, kata keterlanjuran mengacu pada keputusan yang telah diambil dan tidak dapat diubah lagi. * "Saya merasa keterlanjuran telah memilih jurusan yang salah, sehingga saya harus mengubah rencana saya." - Dalam kalimat ini, kata keterlanjuran mengacu pada keputusan yang telah diambil dan tidak dapat diubah lagi. * "Dia merasa keterlanjuran telah menolak tawaran kerja yang sangat baik, sehingga dia harus mencari pekerjaan lain." - Dalam kalimat ini, kata keterlanjuran mengacu pada keputusan yang telah diambil dan tidak dapat diubah lagi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Keterlanjuran memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata keterlanjuran sering digunakan untuk mengungkapkan penyesalan atau kekecewaan atas keputusan atau tindakan yang telah diambil. Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahwa keterlanjuran bukanlah keadaan yang dapat diubah, melainkan suatu keadaan yang sudah terjadi dan harus diterima. Dengan demikian, kita dapat belajar untuk menghadapi keterlanjuran dengan bijak dan tidak terlalu menyia-nyiakan waktu dan energi untuk menyesal atau kecewa.