Arti Kata "khisit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "khisit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

khisit

khi·sit a dengki; iri hati

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "khisit"

📝 Contoh Penggunaan kata "khisit" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, kata "khisit" digunakan dalam kalimat:
2.Dia dipecat karena menunjukkan perilaku khisit terhadap kolaboratornya.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua sering mengingatkan anaknya untuk tidak menunjukkan perilaku khisit.
4.Dalam karya sastra, penulis menggambarkan tokoh yang memiliki hati khisit terhadap lawan mainnya.
5.Pada suatu kesempatan, guru memberikan materi tentang dampak perilaku khisit di masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "khisit"

Mengenal Kata 'khisit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Khisit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "khisit" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan iri hati atau dengki. Namun, makna yang lebih dalam dari kata ini adalah perasaan yang kompleks dan multifaset. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata khisit sering dikaitkan dengan konsep "dengki" atau "iri hati", tetapi makna yang lebih akurat adalah perasaan yang lebih dalam dan kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami perasaan khisit terhadap orang lain. Apakah itu karena kita merasa tidak adil terhadap suatu keadaan, atau karena kita merasa tidak memiliki apa yang dimiliki oleh orang lain. Perasaan khisit ini dapat menyebabkan kita merasa tidak nyaman dan tidak bahagia. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan menghadapi perasaan khisit kita secara langsung. Berikut beberapa contoh penggunaan kata khisit dalam kalimat yang alami: - "Saya merasa khisit melihat teman saya memiliki mobil baru, sementara saya masih menggunakan mobil tua." - "Dia merasa khisit karena tidak dapat bergabung dengan rekan-rekannya yang telah memiliki karir yang sukses." - "Khidmat itu terus merasa khisit karena tidak dapat meninggalkan kemiskinan yang telah diwariskannya." Kata khisit memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam budaya Indonesia, perasaan khisit sering dikaitkan dengan konsep "dengki" atau "iri hati", tetapi makna yang lebih akurat adalah perasaan yang lebih dalam dan kompleks. Oleh karena itu, penting untuk mengenal dan menghadapi perasaan khisit kita secara langsung agar kita dapat memiliki kebahagiaan dan ketenangan.