Arti Kata "pelir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelir

pe·lir n kemaluan laki-laki; zakar;
-- anjing tanaman semak, Chailettia griffithiia; -- itik sekrup; -- kambing tumbuhan memanjat, ramping, tangkainya berwarna cokelat, tumbuh di rawa-rawa dekat laut atau di tepi sungai, hidupnya bergantung pd pasang surut air, kulit buahnya dapat dimanfaatkan sbg manisan; Sarcolobus globosus; -- musang tumbuhan, Fragroea auriculata; -- tikus tanaman pohon, Drypetes

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelir"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelir" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, banyak laki-laki yang mengalami masalah karena infeksi di pelir.
2.Dia pernah melihat anjing tanaman semak yang bernama Chailettia griffithii, yang disebut juga pelir.
3.Pada suatu kesempatan, seorang lulusan medis menjelaskan bahwa penyakit di pelir sebenarnya dapat disembuhkan dengan mudah.
4.Pada festival budaya, penari laki-laki mengenakan pakaian tradisional yang menutupi pelir mereka.
5.Ketika berenang, perlu berhati-hati untuk tidak mengenai pelir dengan batu atau benda keras.

📚 Artikel terkait kata "pelir"

Mengenal Kata 'pelir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pelir" - Dampaknya dalam Budaya dan Kehidupan Sehari-hari

Pada dasarnya, kata pelir memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, pelir merujuk pada struktur biologis pada laki-laki, yaitu kemaluan laki-laki atau zakar. Namun, dalam konteks alam, pelir juga dapat merujuk pada beberapa jenis tanaman semak, seperti Chailettia griffithiia, itik sekrup, atau kambing tumbuhan memanjat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata pelir sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, seseorang dapat mengatakan, "Jangan menyentuh pelir-ku, aku sedang sakit." Atau, "Dia memiliki pelir yang agak besar." Contoh lainnya, "Tumbuhan pelir yang tumbuh di rawa-rawa dekat laut sangatlah unik." Dalam budaya Indonesia modern, kata pelir memiliki makna yang lebih luas lagi. Misalnya, dalam sebuah cerita rakyat, pelir dapat digunakan sebagai simbol kekuatan atau keberanian. Dalam konteks ini, pelir tidak hanya merujuk pada struktur biologis, tetapi juga pada kekuatan jiwa dan fisik. Dengan demikian, kata pelir memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan budaya masyarakat Indonesia.

Kata yang Mirip

pelir itik, pelir kambing