Arti Kata "khuluk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "khuluk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

khuluk

1khu·luk n sifat asli (dibawa sejak lahir); pembawaan; tabiat

2khu·luk n Isl perceraian atas permintaan pihak perempuan dng membayar sejumlah uang atau mengembalikan maskawin yg diterimanya; tebus talak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "khuluk"

📝 Contoh Penggunaan kata "khuluk" dalam Kalimat

1.Dia memiliki khuluk yang kuat untuk belajar bahasa asing sejak kecil.
2.Keluarga mereka memiliki khuluk yang baik dalam menjaga lingkungan sekitar.
3.Dia mengatakan bahwa khuluk seseorang dapat mempengaruhi keputusan hidup mereka.
4.Pendidikan karakter yang efektif dapat membentuk khuluk yang positif pada anak-anak.
5.khuluk yang dibawa sejak lahir dapat mempengaruhi kebiasaan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "khuluk"

Mengenal Kata 'khuluk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Khuluk" - Tabiat Asli yang Menginspirasi

Kata "khuluk" sebenarnya memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti sifat asli (dibawa sejak lahir); pembawaan; tabiat. Konsep ini sangat relevan dengan pengertian tentang identitas pribadi seseorang. Dalam sejarah, kata khuluk dipengaruhi oleh tradisi budaya Jawa, di mana orang biasanya dipandang memiliki karakter atau tabiat yang unik berdasarkan latar belakang keluarga dan lingkungan sekitar. Khuluk bukan hanya tentang sifat asli seseorang, tapi juga tentang bagaimana sifat itu berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam prakteknya, seseorang yang memiliki khuluk baik akan cenderung memiliki hubungan yang harmonis dengan orang lain. Sementara itu, seseorang yang memiliki khuluk negatif mungkin akan lebih cenderung memiliki masalah dalam hubungan sosialnya. Dalam konteks ini, khuluk menjadi faktor kunci dalam menentukan bagaimana seseorang berinteraksi dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, khuluk dapat diamati dalam berbagai aspek, mulai dari bagaimana seseorang berperilaku dalam situasi tertentu hingga bagaimana mereka menyelesaikan masalah. Dalam budaya Indonesia modern, khuluk telah menjadi topik yang menarik dalam diskusi mengenai identitas pribadi dan bagaimana seseorang dapat mengembangkan sifat positifnya. Dengan memahami konsep khuluk, kita dapat lebih baik memahami diri sendiri dan orang lain, serta meningkatkan hubungan sosial yang lebih harmonis.