Arti Kata "kimah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kimah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kimah

1ki·mah Ar n harga; nilai;
ter·ki·mah v ternilai, terkira (terhitung): tidak ~ jumlah penonton pd pertandingan bola itu

2ki·mah adv kira-kira; lebih-lebih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kimah"

📝 Contoh Penggunaan kata "kimah" dalam Kalimat

1.Dalam acara olahraga, penonton tidak dapat dihitung secara kimah karena pertandingan berlangsung secara bergilir.
2.Pengamat ekonomi menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini tidak dapat dijadikan patokan kimah untuk menilai keberhasilan pemerintah.
3.Dalam novel karya sastrawan terkenal, tokoh utamanya digambarkan sebagai seseorang yang memiliki harga diri yang sangat tinggi dan tidak dapat diubah kimah oleh pendapat orang lain.
4.Siswa diharapkan dapat menghitung hasil operasi matematika dengan benar, tidak hanya mengandalkan kimah atau perkiraan semata.
5.Pengusaha sukses memanfaatkan waktu dengan efektif, sehingga ia dapat menyelesaikan pekerjaan dengan kimah yang lebih cepat dari biasanya.

📚 Artikel terkait kata "kimah"

Mengenal Kata 'kimah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kimah" - Mengukur Nilai dan Ketercapaian

Kata "kimah" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini berarti nilai atau harga, baik yang terukur maupun tidak. Dalam konteks historis, kata kimah digunakan untuk mengukur nilai suatu barang atau jasa, terutama dalam perdagangan. Selain itu, kata kimah juga memiliki konotasi nilai moral atau spiritual, seperti mengukur ketercapaian seseorang dalam mencapai tujuannya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kimah digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Pertandingan sepak bola itu ternilai kimah, dengan penonton yang sangat banyak." atau "Harga barang itu sangat kimah, membuat saya harus berpikir dua kali untuk membelinya." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata kimah digunakan untuk mengukur nilai atau harga suatu barang atau kejadian. Dalam budaya Indonesia modern, kata kimah memiliki relevansi yang signifikan. Dalam konteks bisnis, kata kimah digunakan untuk mengukur nilai keuangan suatu perusahaan. Dalam konteks sosial, kata kimah digunakan untuk mengukur ketercapaian seseorang dalam mencapai tujuannya. Selain itu, kata kimah juga memiliki konotasi nilai moral atau spiritual, seperti mengukur ketaatan seseorang terhadap nilai-nilai kehidupan.

Peran Kata "kimah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata kimah digunakan dalam berbagai konteks. Dalam bisnis, kata kimah digunakan untuk mengukur nilai keuangan suatu perusahaan. Dalam sosial, kata kimah digunakan untuk mengukur ketercapaian seseorang dalam mencapai tujuannya. Selain itu, kata kimah juga memiliki konotasi nilai moral atau spiritual, seperti mengukur ketaatan seseorang terhadap nilai-nilai kehidupan. Dengan demikian, kata kimah memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks bisnis, kata kimah digunakan untuk mengukur nilai keuangan suatu perusahaan. Dalam konteks sosial, kata kimah digunakan untuk mengukur ketercapaian seseorang dalam mencapai tujuannya. Selain itu, kata kimah juga memiliki konotasi nilai moral atau spiritual, seperti mengukur ketaatan seseorang terhadap nilai-nilai kehidupan.