Arti Kata "kinestesia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kinestesia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kinestesia

ki·nes·te·sia /kinéstésia/ n daya menyadari gerakan otot

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kinestesia"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kinestesia" dalam Kalimat

1.Pengajar harus memiliki daya kinestesia yang baik untuk memahami gerakan tubuh siswa saat mengajar.
2.Ibu mengetahui bahwa anaknya memiliki masalah kinestesia karena sulit mengeksekusi gerakan-gerakan sederhana.
3.Pengembang permainan harus mempertimbangkan kinestesia pemain saat merancang game yang menuntut gerakan fisik.
4.Pendidikan olahraga harus melibatkan kinestesia siswa dengan memberikan pelajaran yang menekankan gerakan tubuh.
5.Dokter harus menguji kinestesia pasien untuk mengetahui apakah ada masalah dengan sistem sensorik mereka.

πŸ“š Artikel terkait kata "kinestesia"

Mengenal Kata 'kinestesia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kinestesia" - Dampaknya pada Kehidupan Sehari-hari

Kata kinestesia berasal dari bahasa Inggris, yang berarti "daya menyadari gerakan otot". Istilah ini pertama kali diperkenalkan pada abad ke-19 oleh ahli fisiologi Jerman, Johannes Peter MΓΌller. MΓΌller menggunakan kata ini untuk menjelaskan kemampuan tubuh manusia untuk menyadari pergerakan otot dan mengukur intensitasnya. Dalam konteks ini, kinestesia berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan mengontrol gerakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kinestesia tanpa sadar. Misalnya, ketika kita sedang berjalan, kita dapat merasakan gerakan kaki kita dan mengukur tekanan yang diterima oleh kaki kita. Bahkan, ketika kita sedang mengendarai sepeda, kita dapat merasakan kinestesia yang kuat karena gerakan otot kaki kita yang terus-menerus berubah. Contoh lainnya adalah ketika kita sedang memainkan instrumen musik, kita dapat merasakan kinestesia yang kuat karena gerakan tangan kita yang terus-menerus berubah. Dalam budaya Indonesia modern, kinestesia juga memiliki peran penting dalam berbagai cabang olahraga. Misalnya, dalam sepak bola, pemain harus memiliki kinestesia yang baik untuk mengontrol gerakan kaki dan badan mereka. Demikian pula, dalam berenang, atlet harus memiliki kinestesia yang baik untuk mengontrol gerakan tubuh mereka di air. Dengan demikian, kinestesia tidak hanya berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh, tetapi juga dalam meningkatkan kemampuan olahraga.