Arti Kata "kitir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kitir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kitir

1ki·tir ark n surat keterangan pajak bumi yg harus dibayar oleh pemilik tanah: untuk jual beli tanah hendaknya diteliti dulu hak milik, nomor -- , sertifikat hak guna bangunan, dsb

2ki·tir Jw, ki·tir·an n baling-baling

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kitir"

📝 Contoh Penggunaan kata "kitir" dalam Kalimat

1.Saya harus menemukan kitir sebelum saya bisa menjual tanah milik saya.
2.Kantor pajak meminta saya untuk menunjukkan kitir sebagai bukti pembayaran pajak.
3.Pemilik tanah yang tidak memiliki kitir akan dikenakan denda besar.
4.Dalam sejarah, kitir digunakan sebagai dokumen penting dalam perpajakan di masa lalu.
5.Siswa harus memahami konsep kitir sebagai bagian dari pelajaran ilmu tanah dan perpajakan.

📚 Artikel terkait kata "kitir"

Mengenal Kata 'kitir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kitir" - Pentingnya Dokumen Pajak Bumi

Kata "kitir" mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum, namun pentingnya dokumen ini tidak boleh disepelekan, terutama dalam transaksi jual beli tanah. Dalam konteks historis, kitir merupakan dokumen resmi yang digunakan sebagai surat keterangan pajak bumi yang harus dibayar oleh pemilik tanah. Dokumen ini memiliki nilai sangat penting dalam proses jual beli tanah, karena memastikan bahwa hak milik tanah yang akan dibeli sudah sah dan tidak memiliki masalah hukum. Kitir juga memiliki nilai sebagai bukti keaslian hak milik tanah. Dengan demikian, dokumen ini sangat penting dalam proses transaksi jual beli tanah, karena memastikan bahwa pembeli tidak akan kehilangan hak atas tanah yang telah dibelinya. Misalnya, ketika seseorang ingin membeli tanah, maka dokumen kitir harus dipastikan sudah ada dan sah, sehingga tidak ada masalah hukum yang dapat muncul di kemudian hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kitir sangat relevan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Misalnya, ketika seseorang ingin membeli tanah untuk membangun rumah atau gedung, maka dokumen kitir harus dipastikan sudah ada dan sah, sehingga dapat memastikan bahwa hak milik tanah yang akan dibeli sudah sah dan tidak memiliki masalah hukum. Dengan demikian, dokumen kitir sangat penting dalam memastikan bahwa transaksi jual beli tanah yang dilakukan adalah transaksi yang sah dan tidak memiliki masalah hukum.