Arti Kata "perlus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perlus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perlus

per·lus kl, te·per·lus v terperosok ke dl lubang;
~ maka hendak menutup lubang, pb sesudah mendapat celaka, baru ingat akan ikhtiar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perlus"

📝 Contoh Penggunaan kata "perlus" dalam Kalimat

1.Pekerjaan konstruksi terlambat selesai, terperosok ke dalam keterlambatan lagi.
2.Pengusaha kecil terperosok dalam utang yang tak terbayar setelah bisnisnya gagal.
3.Setelah menikah, dia baru ingat perlus kehidupan berkeluarga yang harus dipenuhi.
4.Dalam pelajaran sejarah, siswa harus membaca teks tentang peristiwa terperosoknya kerajaan.
5.Ketika menghadapi kesulitan, seseorang harus belajar dari kesalahan dan tidak terperosok dalam kegagalan.

📚 Artikel terkait kata "perlus"

Mengenal Kata 'perlus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perlus" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "perlus" seringkali tidak populer dalam percakapan sehari-hari. Namun, makna dan konteksnya menarik untuk diketahui. Kata ini memiliki arti "terperosok ke dalam lubang" atau "mendapat celaka". Dalam konteks sejarah, kata ini berkembang dari kebiasaan masyarakat tradisional yang melakukan upaya untuk menutup lubang atau celaka yang mereka alami.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata perlus sering digunakan dalam konteks kecelakaan atau kesulitan. Misalnya, "Setelah mengalami kecelakaan mobil, dia baru ingat perlus-nya saat mendengar kabar baik." Atau, "Dia merasa perlus setelah kehilangan pekerjaan karena kesalahan pribadi." Dalam kalimat-kalimat ini, kata perlus digunakan untuk menggambarkan situasi kecelakaan atau kesulitan yang dialami oleh seseorang.

Dalam budaya Indonesia modern, kata perlus juga memiliki makna lebih luas. Misalnya, "Dia merasa perlus setelah gagal mendapatkan proyek yang telah lama ditunggunya." Atau, "Setelah mengalami kegagalan hubungan, dia baru ingat perlus-nya dan berusaha untuk memperbaiki diri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata perlus dapat digunakan untuk menggambarkan situasi kecelakaan atau kesulitan yang dialami oleh seseorang dan menjadi inspirasi untuk mengubah diri.

Dalam kesimpulan, kata perlus memiliki makna yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteksnya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dan menjadi inspirasi untuk mengubah diri. Jadi, mari kita belajar untuk mengenal kata perlus dan menjadi lebih bijak dalam menghadapi kecelakaan atau kesulitan yang kita alami.