Arti Kata "klonograf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klonograf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klonograf

klo·no·graf n alat untuk merekam gerakan spasmodik (kejang) dr bagian tubuh dan refleks urat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klonograf"

📝 Contoh Penggunaan kata "klonograf" dalam Kalimat

1.Dokter menggunakan klonograf untuk merekam gejala kejang pada pasien anak.
2.Dalam penelitian medis, klonograf digunakan untuk mengukur intensitas kejang.
3.Ketika menonton film, saya tidak menyadari bahwa aku tidak menggunakan klonograf untuk mengukur reaksi tubuh.
4.Penggunaan klonograf dalam diagnosis penyakit kejang sangat penting dalam menentukan tindakan medis yang tepat.
5.Pengembangan klonograf yang lebih akurat dapat membantu dokter dalam menentukan penyebab kejang pada pasien.

📚 Artikel terkait kata "klonograf"

Mengenal Kata 'klonograf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Klonograf" - Alat Pengamatan Gerakan Spasmodik

Kata "klonograf" pertama kali dipakai pada abad ke-19 sebagai istilah dalam bidang kedokteran untuk menggambarkan alat yang digunakan untuk merekam gerakan spasmodik atau kejang dari bagian tubuh dan refleks urat. Pada saat itu, klonograf digunakan oleh para ilmuwan untuk memahami penyakit neurologis dan cara kerja sistem saraf.

Penggunaan Klonograf dalam Kedokteran

Klonograf masih digunakan saat ini, terutama dalam bidang kedokteran untuk mengamati gerakan spasmodik pada pasien. Dengan menggunakan klonograf, dokter dapat merekam dan menganalisis gerakan spasmodik tersebut untuk menentukan penyebabnya. Contoh penggunaan klonograf dalam kalimat adalah: "Dokter menggunakan klonograf untuk merekam gerakan spasmodik pada otot-otot pasien yang menderita epilepsi." atau "Klonograf membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit neurologis pada pasien."

Relevansi Klonograf dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun klonograf tidak digunakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, namun konsepnya telah mempengaruhi perkembangan teknologi medis modern. Dengan adanya klonograf, para ilmuwan dapat lebih baik memahami cara kerja sistem saraf dan mengembangkan obat-obatan yang lebih efektif untuk mengobati penyakit neurologis. Oleh karena itu, klonograf masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan kontribusi pada perkembangan teknologi medis yang lebih canggih.