Arti Kata "ruba-ruba" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ruba-ruba" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ruba-ruba

ru·ba-ruba n 1 pemberian (dr nakhoda perahu kpd pembesar pelabuhan dsb); 2 pemberian sbg suap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ruba-ruba"

📝 Contoh Penggunaan kata "ruba-ruba" dalam Kalimat

1.Pemberian oleh nakhoda perahu tersebut dianggap sebagai pemberian ruba-ruba.
2.Ketika berlayar, nakhoda selalu berdoa agar tidak mendapatkan ruba-ruba dari para pembeli.
3.Dalam riwayat sejarah, pemberian ruba-ruba oleh para pedagang telah berkontribusi pada kemajuan suatu wilayah.
4.Sebagai seorang mahasiswa, dia selalu berusaha untuk tidak menerima ruba-ruba dari para profesornya.
5.Dalam budaya lokal, ruba-ruba diberikan sebagai simbol penghormatan kepada para tokoh masyarakat yang berjasa.

📚 Artikel terkait kata "ruba-ruba"

Mengenal Kata 'ruba-ruba' - Inspirasi dan Motivasi

#

Mengenal Kata "ruba-ruba" - Pemberian Suap yang Kurang Terpuji

Historis dan Makna Umum

Kata "ruba-ruba" seringkali dikaitkan dengan praktik korupsi dan suap, yang memiliki dampak negatif pada masyarakat. Dalam arti resmi, kata ini merujuk pada pemberian atau pembayaran kepada seseorang dalam posisi kuat, seperti nakhoda perahu atau pembesar pelabuhan, sebagai bentuk penghormatan atau untuk mendapatkan keuntungan. Namun, dalam konteks yang lebih luas, "ruba-ruba" sering digunakan untuk menggambarkan pemberian suap atau korupsi yang dilakukan dengan cara yang tidak jujur atau transparan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Pada masa lalu, pemberian "ruba-ruba" sering terjadi di pelabuhan-pelabuhan, di mana nakhoda perahu akan memberikan uang atau barang berharga kepada pembesar pelabuhan sebagai bentuk penghormatan atau untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, "Nakhoda perahu memberikan ruba-ruba kepada pembesar pelabuhan untuk mendapatkan izin masuk ke pelabuhan." Dalam kasus lain, "Pengusaha korup memberikan ruba-ruba kepada pejabat untuk mendapatkan kontrak yang besar." Dalam kedua contoh ini, kata "ruba-ruba" digunakan untuk menggambarkan pemberian suap yang tidak jujur atau transparan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ruba-ruba" masih sering digunakan untuk menggambarkan praktik korupsi dan suap yang masih marak di masyarakat. Namun, di sisi lain, kata ini juga dapat digunakan sebagai peringatan untuk menghindari praktik tersebut dan memilih jalan yang lebih jujur dan transparan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks sebenarnya dari kata "ruba-ruba" dan untuk selalu berhati-hati dalam menggunakannya.