Arti Kata "kluntang-klantung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kluntang-klantung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kluntang-klantung

klun·tang-klan·tung v bermalas-malasan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kluntang-klantung"

📝 Contoh Penggunaan kata "kluntang-klantung" dalam Kalimat

1.Dia sangat kluntang-klantung dalam melakukan tugas-tugasnya sehari-hari.
2.Pemuda itu menjadi kluntang-klantung dan malas-malasan setelah lulus sekolah.
3.Guru menghimbau murid-muridnya untuk tidak menjadi kluntang-klantung dan malas belajar.
4.Ketika cuaca panas, banyak orang menjadi kluntang-klantung dan tidak bersemangat bekerja.
5.Dia mengaku kluntang-klantung dan malas-malasan karena tidak memiliki motivasi yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "kluntang-klantung"

Mengenal Kata 'kluntang-klantung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kluntang-klantung" - Inspirasi untuk Berubah

Kata "kluntang-klantung" seringkali digunakan untuk menggambarkan sikap atau perilaku seseorang yang bermalas-malasan dan tidak bersemangat. Kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia dan biasanya digunakan dalam konteks sosial atau budaya. Secara historis, kata ini mungkin berasal dari gaya berbicara atau bahasa informal yang digunakan di daerah tertentu di Indonesia. Kata "kluntang-klantung" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan kebiasaan atau perilaku seseorang yang tidak produktif. Contoh penggunaan kata ini adalah: "Dia selalu kluntang-klantung dan tidak pernah mengerjakan tugas-tugasnya." Atau, "Dia suka kluntang-klantung dan hanya ingin bermain video game sepanjang hari." Namun, kata "kluntang-klantung" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti sebagai inspirasi untuk berubah dan menjadi lebih produktif. Misalnya, "Setelah dia kluntang-klantung selama beberapa hari, akhirnya dia menyadari bahwa perubahan adalah hal yang penting untuk dilakukan." Atau, "Dia memutuskan untuk tidak kluntang-klantung lagi dan mulai fokus pada tujuan-tujuannya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kluntang-klantung" dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi mental atau emosi seseorang. Misalnya, "Dia sedang dalam kondisi kluntang-klantung dan tidak ingin melakukan apa-apa." Atau, "Dia membutuhkan waktu untuk menyadari bahwa dia tidak lagi kluntang-klantung dan siap untuk melakukan perubahan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "kluntang-klantung" dapat digunakan sebagai istilah yang lebih luas untuk menggambarkan gaya hidup atau kebiasaan seseorang. Misalnya, "Dia memiliki gaya hidup yang kluntang-klantung dan tidak pernah ingin berubah." Atau, "Dia memutuskan untuk tidak kluntang-klantung lagi dan mulai fokus pada kesehatan dan kebahagiaannya."