Arti Kata "kognatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kognatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kognatif

kog·na·tif a bersifat kognat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kognatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "kognatif" dalam Kalimat

1.Dalam psikologi perkembangan anak, penting untuk memahami kemampuan kognatif yang berkembang pada usia berapa.
2.Konsep kognatif dalam filsafat menekankan pentingnya pemahaman dan pengalaman dalam membentuk pengetahuan.
3.Pengajaran kognatif adalah metode pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir dan memahami.
4.Kata-kata yang memiliki makna kognatif sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan proses berpikir.
5.Dalam teori linguistik, kognatif merujuk pada makna dan konsep-konsep yang terkait dengan bahasa dan komunikasi.

📚 Artikel terkait kata "kognatif"

Mengenal Kata 'kognatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kognatif" - Inspirasi dan Motivasi

Kata kognatif memiliki arti resmi dalam bahasa Indonesia sebagai 'kognat' yang bersifat kognatif. Kata ini berasal dari bahasa Inggris, yang memiliki akar kata dari Yunani, yaitu kognoskein, yang berarti "mengetahui" atau "mengenali". Dalam konteks historis, kata kognatif digunakan dalam psikologi untuk menggambarkan proses pengetahuan dan pemahaman yang berdasarkan pengalaman dan pengamatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata kognatif tanpa menyadari bahwa kata tersebut memiliki arti yang lebih dalam. Misalnya, ketika kita ingin mengenal lebih baik tentang seseorang, kita akan menggunakan kata kognatif dalam kalimat seperti: "Saya ingin memahami kognatif diri sendiri agar lebih mengenal diri". Atau, dalam kalimat seperti: "Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kognatif siswa dalam mata pelajaran matematika". Kata kognatif juga memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dalam era digital ini, kita sering dihadapkan dengan informasi yang berlimpah, namun tidak semua informasi tersebut dapat dipercaya atau dijadikan sebagai acuan pengetahuan yang kognatif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kemampuan analitis dan kritis dalam mengolah informasi, sehingga kita dapat membedakan antara informasi yang berdasarkan pengetahuan kognatif dan informasi yang tidak.