Arti Kata "kohir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kohir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kohir

ko·hir n surat atau daftar penetapan pajak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kohir"

📝 Contoh Penggunaan kata "kohir" dalam Kalimat

1.Pajak yang telah ditetapkan dalam daftar ko·hir harus dibayar sebelum tanggal jatuh tempo.
2.Pemerintah meminta warga negara untuk membawa ko·hir kepada petugas pajak setiap tahun.
3.Dia memeriksa ko·hir dengan teliti untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan.
4.Pajak yang belum dibayar akan dikenakan bunga setelah tanggal jatuh tempo dalam ko·hir.
5.Ketika membeli properti, kita harus membawa ko·hir untuk membuktikan status kepemilikan.

📚 Artikel terkait kata "kohir"

Mengenal Kata 'kohir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kohir" - Surat Penting dalam Sejarah Perpajakan Indonesia

Kata "kohir" seringkali tidak familiar bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak terlibat langsung dalam dunia perpajakan. Namun, di balik makna sederhananya, kata kohir memiliki signifikansi yang penting dalam sejarah perpajakan Indonesia. Kohir sendiri merupakan singkatan dari "surat atau daftar penetapan pajak" yang diterbitkan oleh pemerintah untuk menetapkan pajak yang harus dibayar oleh warga negara. Kata kohir pertama kali muncul pada abad ke-19, ketika pemerintah kolonial Belanda mulai mengembangkan sistem perpajakan di Indonesia. Pada masa itu, pemerintah menggunakan kohir sebagai sarana untuk mengumpulkan pajak dari rakyat. Dengan demikian, kata kohir menjadi bagian penting dalam sejarah perpajakan Indonesia dan masih digunakan hingga saat ini. Tidak sulit untuk menemukan contoh penggunaan kata kohir dalam kalimat yang alami. Misalkan, "Pemerintah telah menerbitkan kohir baru yang mengatur pajak penghasilan untuk tahun ini." Atau, "Kami harus memenuhi kohir yang diterbitkan pemerintah untuk membayar pajak bumi dan bangunan." Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa kata kohir masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kohir juga memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan ekonomi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berusaha untuk meningkatkan efisiensi sistem perpajakan dengan meningkatkan kemudahan akses ke kohir dan mengurangi biaya administrasi. Dengan demikian, kata kohir tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan ekonomi Indonesia.