Arti Kata "kolektor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolektor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolektor

ko·lek·tor /koléktor/ n 1 orang yg mengumpulkan dana; 2 orang yg mengumpulkan benda untuk koleksi (prangko, benda bersejarah, dsb yg sering dikaitkan dng minat atau hobi); 3 alat untuk mengumpulkan benda koleksi; 4 El tahanan yg menjadi penyambung antara bagian yg bergerak dan bagian yg tidak bergerak dl jaringan listrik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolektor"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolektor" dalam Kalimat

1.Sebagai kolektor mobil klasik, dia memiliki beberapa mobil yang sangat jarang ditemui.
2.Dia adalah anggota tim penggalang dana untuk proyek pembangunan sekolah.
3.Dia menghabiskan waktu liburnya untuk mengumpulkan prangko lama dari seluruh dunia.
4.Pada saat itu, dia juga bekerja sebagai kolektor data untuk proyek geografi.
5.Penggunaan kolektor listrik sangat penting dalam pembangunan sistem distribusi listrik.

📚 Artikel terkait kata "kolektor"

Mengenal Kata 'kolektor' - Inspirasi dan Motivasi

Kolektor: Pengumpul Benda Berharga dan Kekayaan

Dalam dunia bahasa Indonesia, kata kolektor memiliki makna yang luas dan kompleks. Orang yang memiliki hobi mengumpulkan benda-benda yang berharga, seperti prangko, koin, atau benda bersejarah, sering disebut sebagai kolektor. Di samping itu, kolektor juga dapat merujuk pada orang yang mengumpulkan dana untuk kepentingan tertentu, seperti organisasi atau proyek. Mengingat asal usul kata kolektor, kita dapat melihat bahwa konsep ini sudah ada sejak lama. Dalam sejarah, kolektor adalah orang yang mampu mengumpulkan kekayaan dan benda-benda berharga, sehingga mereka memiliki status sosial yang tinggi. Di masa kini, kolektor masih ada, namun konsepnya telah berkembang dan menjadi lebih luas. Banyak orang yang memiliki hobi mengumpulkan benda-benda yang tidak hanya berharga secara material, tetapi juga memiliki nilai historis atau estetika. Contoh penggunaan kata kolektor dalam kalimat yang alami adalah: "Dia adalah seorang kolektor prangko yang sangat terkenal di Indonesia." Atau, "Dia mengumpulkan dana sebagai kolektor untuk membantu korban bencana alam." Dalam kehidupan sehari-hari, kolektor juga dapat ditemukan di komunitas online, di mana mereka berbagi pengetahuan dan koleksi mereka. Dalam budaya Indonesia modern, konsep kolektor telah berkembang menjadi lebih luas. Banyak orang yang memiliki hobi mengumpulkan benda-benda yang tidak hanya berharga secara material, tetapi juga memiliki nilai historis atau estetika. Contohnya, ada orang yang mengumpulkan koin dan prangko dari masa lalu, sementara ada juga yang mengumpulkan benda bersejarah seperti lukisan atau patung. Dengan demikian, kolektor telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.