Arti Kata "kolodion" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolodion" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolodion

ko·lo·di·on n Kim larutan selulosa nitrat dl campuran alkolhol dan eter

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolodion"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolodion" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium kimia, peneliti menggunakan kolodion untuk menghasilkan larutan yang stabil.
2.Teknisi fotografi memanfaatkan kolodion untuk mengembangkan film hitam putih yang memiliki detail yang baik.
3.kolodion digunakan sebagai reagen dalam analisis kualitas air untuk mendeteksi kandungan zat-zat berbahaya.
4.Dosen kimia menjelaskan konsep kolodion kepada mahasiswanya sebagai contoh aplikasi larutan selulosa nitrat.
5.kolodion masih digunakan dalam beberapa proses kimia industri, terutama dalam produksi pewarna dan bahan kimia lainnya.

📚 Artikel terkait kata "kolodion"

Mengenal Kata 'kolodion' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolodion" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "kolodion" mungkin tidak terdengar familiar bagi kebanyakan orang. Namun, dalam konteks kimia, kolodion memiliki makna yang spesifik. Dalam arti resmi, kolodion adalah larutan selulosa nitrat yang dicampur dengan alkohol dan eter. Istilah ini mulai digunakan pada awal abad ke-19 dan berkembang menjadi salah satu bahan kimia yang penting dalam fotografi.

Penggunaan dalam Kalimat Alami

Kata kolodion sering digunakan dalam kalimat yang terkait dengan fotografi. Misalnya, "Pada awal abad ke-20, fotografer menggunakan kolodion sebagai bahan dasar untuk membuat negatif fotografi." Atau, "Fotografer profesional biasanya menggunakan kolodion yang telah dioptimalkan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik." Dalam kalimat lain, "Teknik penggunaan kolodion harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi kesalahan."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kolodion tidak lagi digunakan dalam fotografi modern, namun konsepnya masih relevan dalam beberapa bidang. Misalnya, dalam ilmu kimia, kolodion masih digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat beberapa produk kimia lainnya. Atau, dalam bidang seni, kolodion dapat dijadikan inspirasi untuk menciptakan karya seni yang unik. Dalam konteks Indonesia, kolodion dapat dijadikan contoh bagaimana teknologi dan ilmu pengetahuan dapat berkembang dan berubah seiring waktu.