Arti Kata "komersialisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "komersialisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

komersialisasi

ko·mer·si·a·li·sa·si n perbuatan menjadikan sesuatu sbg barang dagangan: seminar menolak setiap bentuk -- dr setiap misi kesenian ke luar negeri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "komersialisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "komersialisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah meluncurkan program komersialisasi produk lokal untuk meningkatkan ekonomi daerah.
2.Perusahaan teknologi telah melakukan komersialisasi aplikasi mobile dengan hasil yang sangat sukses.
3.Dalam industri pangan, komersialisasi produk baru sering kali membutuhkan biaya yang sangat besar.
4.Pengusaha muda ini berhasil mengkomersialisasi gaya hidup sehat dan alami di kalangan masyarakat.
5.Kementerian Kebudayaan mengkritik komersialisasi budaya tradisional yang tidak memperhatikan keaslian dan kearifan lokal.

📚 Artikel terkait kata "komersialisasi"

Mengenal Kata 'komersialisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Komersialisasi: Mengubah Nilai Ke Budaya Konsumsi

Komersialisasi adalah proses menjadikan sesuatu sebagai barang dagangan, sehingga nilai-nilai kebudayaan dapat berubah menjadi konsumsi. Konsep ini telah ada sejak lama dan berkembang seiring dengan perkembangan ekonomi dan teknologi. Dalam era modern, komersialisasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Dalam sejarah, komersialisasi telah melibatkan banyak bidang, termasuk seni, budaya, dan teknologi. Pada abad ke-19, industri tekstil Inggris melakukan komersialisasi tekstil, sehingga kain tenun dapat diproduksi massal dan dijual ke seluruh dunia. Di Indonesia, komersialisasi telah melibatkan bidang seni dan budaya, seperti seni rupa, musik, dan tarian. Proses komersialisasi ini sering kali melibatkan perubahan nilai-nilai kebudayaan, sehingga seni dan budaya dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas. Contoh-contoh komersialisasi dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, sebuah galeri seni yang menampilkan karya-karya seniman lokal, tetapi dengan harga yang mahal sehingga hanya dapat dinikmati oleh kalangan kaya. Atau, sebuah restoran yang menawarkan hidangan tradisional, tetapi dengan harga yang fantastis sehingga hanya dapat dinikmati oleh kalangan elit. Dalam keduanya, komersialisasi telah melibatkan proses perubahan nilai-nilai kebudayaan, sehingga seni dan budaya dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas. Di Indonesia, komersialisasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang seni dan budaya. Proses komersialisasi ini sering kali melibatkan perubahan nilai-nilai kebudayaan, sehingga seni dan budaya dapat diakses oleh masyarakat yang lebih luas. Oleh karena itu, perlu diwaspadai agar proses komersialisasi tidak melibatkan perubahan nilai-nilai kebudayaan yang tidak seimbang.