Arti Kata "kompetensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kompetensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kompetensi

kom·pe·ten·si /kompeténsi/ n 1 kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan (memutuskan sesuatu); 2 Ling kemampuan menguasai gramatika suatu bahasa secara abstrak atau batiniah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kompetensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kompetensi" dalam Kalimat

1.Dalam kesempatan presentasi, dia meminta audiens untuk mempertimbangkan kompetensi penelitinya dengan cermat.
2.Dosen menguji kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi bahasa Inggris melalui tes tulis.
3.Pada konferensi, para ahli berdiskusi tentang peningkatan kompetensi akademik di pusat pendidikan tinggi.
4.Pemimpin organisasi harus memiliki kompetensi untuk mengambil keputusan strategis yang tepat.
5.Seorang pengajar mengembangkan kurikulum yang memfasilitasi pengembangan kompetensi siswa dalam berpikir kritis.

📚 Artikel terkait kata "kompetensi"

Mengenal Kata 'kompetensi' - Inspirasi dan Motivasi

Kompetensi: Kewenangan dan Kemampuan untuk Membuat Keputusan

Kata **kompetensi** memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks sosial dan historis. Secara umum, **kompetensi** diartikan sebagai kewenangan atau kekuasaan untuk menentukan atau memutuskan sesuatu. Namun, dalam konteks akademis dan profesional, **kompetensi** juga diartikan sebagai kemampuan menguasai gramatika suatu bahasa secara abstrak atau batiniah. Dalam kehidupan sehari-hari, **kompetensi** sangat relevan dalam membuat keputusan yang tepat. Misalnya, seorang dokter harus memiliki **kompetensi** untuk menentukan diagnosis dan pengobatan yang tepat untuk pasien. Sementara itu, seorang pengusaha harus memiliki **kompetensi** untuk membuat keputusan strategis dalam mengembangkan bisnisnya. Contoh lainnya adalah seorang narasumber yang memiliki **kompetensi** untuk mengemukakan argumen yang logis dan persuasif dalam diskusi publik. Dalam budaya Indonesia modern, **kompetensi** sangat dipedulikan dalam bidang pendidikan dan karir. Banyak lembaga pendidikan dan penyedia jasa pelatihan yang menawarkan program-program untuk meningkatkan **kompetensi** seseorang dalam berbagai bidang. Misalnya, kursus bahasa Inggris dan komputer sangat populer di kalangan mahasiswa dan profesional. Dengan meningkatkan **kompetensi**, seseorang dapat meningkatkan peluangnya untuk sukses dalam karir dan meningkatkan kualitas hidup.