Arti Kata "kongesti" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kongesti" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kongesti

kon·ges·ti /kongésti/ n 1 penimbunan; 2 banyaknya barang tertimbun di suatu tempat sehingga menimbulkan kemacetan arus barang; 3 Dok jumlah darah atau lendir yg berlebih dl suatu organ di dl tubuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kongesti"

📝 Contoh Penggunaan kata "kongesti" dalam Kalimat

1.Kebanyakan kota besar di Indonesia mengalami masalah kongesti lalu lintas yang parah setiap harinya.
2.Karena kongesti jalan, para pengemudi harus bersiap-siap menghadapi kemacetan selama beberapa jam.
3.Di rumah sakit, dokter menemukan kongesti pada paru-paru pasien yang mengalami pneumonia.
4.Pengumpulan sampah yang berlebihan di daerah ini menyebabkan kongesti di jalan-jalan setempat.
5.Dalam proses produksi, terdapat kongesti pada jalur distribusi barang yang menyebabkan kehabisan stok.

📚 Artikel terkait kata "kongesti"

Mengenal Kata 'kongesti' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kongesti" - Faktor Penyebab Kemacetan

Kata kongesti memiliki makna yang kompleks dan luas. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Latin " congestus", yang berarti "penimbunan" atau "banyaknya barang tertimbun". Dalam konteks sosial, kata ini seringkali dihubungkan dengan kemacetan arus barang atau lalu lintas. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami kongesti di jalan raya, terutama di daerah perkotaan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya mobil yang berlalu lintas di satu ruas jalan, sehingga menimbulkan kemacetan. Selain itu, kongesti juga dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pelabuhan, bandara, atau tempat-tempat yang sibuk lainnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kongesti dalam kalimat yang alami: * "Pada hari libur, jalan raya menjadi sangat kongesti akibat banyaknya wisatawan yang berlalu lintas." * "Dokter menjelaskan bahwa kongesti darah di otak dapat menyebabkan serangan jantung." * "Karena kongesti di pelabuhan, kapal penumpang harus menunggu beberapa jam sebelum dapat berlayar." Dalam budaya Indonesia modern, kongesti menjadi masalah yang serius. Dengan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, kongesti di jalan raya, pelabuhan, dan tempat-tempat lainnya semakin sering terjadi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencari solusi yang efektif untuk mengurangi kongesti dan meningkatkan kenyamanan hidup di Indonesia.