Arti Kata "konspiratif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "konspiratif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

konspiratif

kon·spi·ra·tif a berkaitan dng konspirasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "konspiratif"

📝 Contoh Penggunaan kata "konspiratif" dalam Kalimat

1.Kriminalitas yang penuh dengan konspiratif membuat masyarakat merasa tidak aman.
2.Ia menuding kecurangan dalam pemilu sebagai konspiratif untuk mengalahkan lawannya.
3.Dalam novel itu, ada beberapa adegan konspiratif yang membuat penonton penasaran.
4.Dosen menjelaskan bahwa teori konspiratif sering kali tidak didukung oleh bukti ilmiah.
5.Pembaca harus berhati-hati dalam membaca artikel yang isinya penuh dengan konspiratif dan hoaks.

📚 Artikel terkait kata "konspiratif"

Mengenal Kata 'konspiratif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Konspiratif" - Hanya untuk Orang yang Berpikir Cerdas

Kata "konspiratif" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan teori atau spekulasi yang berhubungan dengan konspirasi. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna resmi yang berkaitan dengan konspirasi, yaitu teori atau spekulasi yang tidak terbukti secara ilmiah atau logis. Sejarahnya, kata konspiratif bermula dari abad ke-16, ketika konsep konspirasi mulai berkembang dalam filsafat dan politik.

Contoh Penggunaan Kata Konspiratif dalam Kalimat

Kata konspiratif sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan teori atau spekulasi yang tidak terbukti. Misalnya, "Teori konspiratif tentang penemuan pertama Amerika Serikat masih menjadi perdebatan hangat di kalangan sejarawan." Dalam kalimat ini, kata konspiratif digunakan untuk menggambarkan teori yang tidak terbukti secara ilmiah. Contoh lain adalah, "Kasus korupsi yang melibatkan para pejabat tinggi masih memiliki nuansa konspiratif." Dalam kalimat ini, kata konspiratif digunakan untuk menggambarkan nuansa yang tidak jelas atau tidak terbukti.

Relevansi Kata Konspiratif dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata konspiratif memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam era media sosial. Dalam media sosial, teori konspiratif sering kali menjadi viral dan menarik perhatian publik. Namun, penting untuk berhati-hati dalam menerima teori konspiratif, karena sering kali tidak terbukti secara ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk memiliki analisis kritis dan tidak terlalu mudah percaya pada teori konspiratif. Dengan demikian, kita dapat memiliki pandangan yang lebih jernih dan tidak terjebak dalam teori konspiratif yang tidak terbukti.