Arti Kata "radon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "radon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

radon

ra·don n Kim gas berat yg mengandung radioaktif, berasal dr peluruhan radium, yg terberat dikenal dng nomor massa 222 dan termasuk seri radioaktif uranium; unsur dng simbol Rn dan nomor atom 86

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "radon"

📝 Contoh Penggunaan kata "radon" dalam Kalimat

1.Penggunaan radon dalam penelitian medis telah menemukan kaitannya dengan peningkatan risiko kanker.
2.Sumber radon alami di dalam tanah dapat menyebabkan penumpukan gas radioaktif di dalam rumah.
3.Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa radon dapat dijadikan bahan baku dalam produksi senyawa kimia.
4.Dalam industri pertambangan, radon dapat diisolasi dan diolah untuk mengurangi risiko paparan radon.
5.Penggunaan radon dalam pengobatan kanker masih dalam tahap penelitian dan perlu penelitian lebih lanjut.

📚 Artikel terkait kata "radon"

Mengenal Kata 'radon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Radon" - Gas Radioaktif yang Membahayakan Kesehatan

Gas radon adalah sebuah elemen kimia yang berat dan mengandung radioaktif, berasal dari peluruhan radium. Elemen ini memiliki nomor massa 222 dan termasuk dalam seri radioaktif uranium. Dalam bahasa Indonesia, radon juga dikenal sebagai gas berat radioaktif yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Gas radon pertama kali ditemukan pada tahun 1910 oleh seorang ilmuwan bernama Robert B. Wardlaw. Namun, pada awalnya, gas ini tidak dianggap sebagai bahaya besar bagi kesehatan manusia. Hanya setelah tahun 1980-an, gas radon mulai dianggap sebagai salah satu penyebab utama kanker paru-paru. Gas ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui inhalasi, dan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel paru-paru. Gas radon memiliki beberapa contoh penggunaan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Gas radon di rumah saya terlalu tinggi, saya harus segera mengambil tindakan untuk menguranginya." Atau, "Saya khawatir bahwa gas radon di tempat kerja saya dapat menyebabkan kanker paru-paru." Bahkan, gas radon juga digunakan sebagai sumber energi alternatif pada beberapa skala kecil. Gas radon memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa gas radon dapat dijumpai di rumah mereka sendiri. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengujian gas radon secara teratur untuk memastikan keselamatan kesehatan.