Arti Kata "kontemplatif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kontemplatif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kontemplatif

kon·tem·pla·tif /kontémplatif/ a bersifat membangkitkan kontemplasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kontemplatif"

📝 Contoh Penggunaan kata "kontemplatif" dalam Kalimat

1.Berikut lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "kontemplatif":
2.Dia menulis sebuah novel kontemplatif yang menggambarkan kehidupan seorang remaja yang sedang mencari jati diri.
3.Dalam kelas filsafat, professor mengajukan pertanyaan kontemplatif tentang arti hidup dan kematian.
4.Puisi kontemplatif itu menggambarkan keindahan alam yang membuat si penulis merasa damai dan bahagia.
5.Gereja itu terletak di tempat yang sangat tenang dan kontemplatif, sehingga banyak orang datang untuk bermeditasi.

📚 Artikel terkait kata "kontemplatif"

Mengenal Kata 'kontemplatif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kontemplatif" - Inspirasi Hidup yang Luar Biasa

Kata "kontemplatif" memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki arti sebagai "bersifat membangkitkan kontemplasi" atau "berpikir dengan mendalam". Kontemplasi sendiri merupakan kegiatan berpikir yang mendalam dan menyeluruh, seringkali terkait dengan pengalaman spiritual atau introspeksi diri. Sejarah kata ini dapat ditelusuri kembali ke zaman Yunani kuno, di mana filosofi dan agama seringkali saling berinteraksi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan besar tentang kehidupan dan kebenaran. Dalam konteks modern, kata "kontemplatif" sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan yang membantu seseorang mencapai ketenangan dan kesadaran diri. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kontemplatif dalam kalimat yang alami: "Saya suka berjalan pagi di pagi hari untuk menjadi **kontemplatif** dan memulai hari dengan pikiran yang jernih"; "Kegiatan yoga dapat membantu seseorang menjadi **kontemplatif** dan meningkatkan kesadaran diri"; "Saya mencari tempat yang tenang untuk menjadi **kontemplatif** dan menyelesaikan tugas saya." Kata "kontemplatif" juga memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era yang semakin sibuk dan canggih, kita seringkali kehilangan jeda untuk berpikir dan merenung. Namun, dengan menjadi **kontemplatif**, kita dapat meningkatkan kesadaran diri dan meninggalkan kepenatan yang menghantui. Dalam budaya Indonesia, **kontemplatif** juga dapat dihubungkan dengan konsep "diam" yang memiliki makna yang sangat dalam sebagai kegiatan berpikir yang mendalam dan menyeluruh.