Arti Kata "jeneng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jeneng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jeneng

je·neng /jénéng/ a miring; condong;
men·je·neng·kan v memiringkan; mencondongkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jeneng"

📝 Contoh Penggunaan kata "jeneng" dalam Kalimat

1.Bukit tersebut memiliki bentuk menje·neng ke arah laut.
2.Saya harus menje·nengkan papan tulis supaya siswa dapat melihat dengan jelas.
3.Dalam puisi, penulis menjelajahi makna yang lebih dalam dari kehidupan yang menje·neng ke arah kebenaran.
4.Pada saat hujan, tanah di pekarangan rumah menjadi menje·neng, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar.
5.Dalam proses belajar, guru harus menje·nengkan diri untuk memahami konsep yang kompleks dan sulit dipahami oleh murid.

📚 Artikel terkait kata "jeneng"

Mengenal Kata 'jeneng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jeneng" - Konsep yang Menarik dalam Bahasa Indonesia

Kata "jeneng" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang berada dalam keadaan miring atau condong. Konsep ini telah ada sejak lama dan dipengaruhi oleh bahasa daerah, terutama bahasa Jawa, di mana kata "jeneng" berasal. Dalam konteks historis dan sosial, kata "jeneng" digunakan untuk menggambarkan posisi atau kondisi seseorang atau sesuatu yang berada dalam keadaan tidak stabil atau tidak lurus. Misalnya, jika seseorang sedang berdiri di atas tanah yang licin, maka dia berada dalam keadaan jeneng. Konsep ini juga dapat diterapkan pada kondisi emosional, seperti seseorang yang sedang marah atau sedih. Kata "jeneng" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contoh-contoh berikut menunjukkan bagaimana kata ini dapat digunakan dalam percakapan sehari-hari: * "Dia sedang berdiri jeneng di atas tanah yang licin." * "Dia memandangku jeneng dan marah." * "Dia menemukan dirinya jeneng di tengah jalan dan kesulitan untuk berdiri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jeneng" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam situasi jeneng seperti ini, kita perlu berhati-hati untuk tidak terjatuh. Dalam budaya Indonesia modern, kata "jeneng" juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial atau emosional yang tidak stabil. Dengan demikian, kata "jeneng" merupakan konsep yang menarik dalam bahasa Indonesia yang perlu dipahami dan digunakan dengan tepat.