Arti Kata "kontradiksi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kontradiksi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kontradiksi

kon·tra·dik·si n pertentangan antara dua hal yg sangat berlawanan atau bertentangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kontradiksi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kontradiksi" dalam Kalimat

1.Kata-kata yang diucapkan oleh kandidat itu menimbulkan kontradiksi dengan janji yang telah dikemukakannya.
2.Pernyataan politiknya penuh dengan kontradiksi yang tidak terduga.
3.Pengajar mengajukan contoh kontradiksi antara teori dan praktiknya sendiri.
4.Konsep keadilan sosial menimbulkan kontradiksi antara keinginan individu dan kebutuhan masyarakat.
5.Pengarang novel itu menggunakan teknik kontradiksi untuk menghadirkan tema konflik dalam cerita.

📚 Artikel terkait kata "kontradiksi"

Mengenal Kata 'kontradiksi' - Inspirasi dan Motivasi

Kontradiksi: Pertentangan yang Terus Berlangsung

Kontradiksi, dalam arti resmi, adalah pertentangan antara dua hal yang sangat berlawanan atau bertentangan. Istilah ini berasal dari kata "kontra" yang berarti "melawan" dan "diksi" yang berarti "kata" atau "pernyataan". Dalam konteks sejarah, konsep kontradiksi telah ada sejak zaman kuno, ketika filsuf-filsuf Yunani seperti Platon dan Aristoteles membahas tentang konflik antara kebenaran dan kebohongan. Kontradiksi seringkali muncul dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik, sosial, dan budaya. Misalnya, "Polisi harus melindungi masyarakat, tetapi juga harus memastikan bahwa hak-hak individu tetap terjaga" merupakan contoh kontradiksi yang sangat relevan. Dalam konteks lain, "Kita harus menjaga lingkungan, tetapi juga harus mengembangkan ekonomi negara" merupakan contoh kontradiksi yang terus berlangsung. Dalam kehidupan sehari-hari, kontradiksi seringkali muncul dalam bentuk pertentangan antara kepentingan individual dan kepentingan publik. Misalnya, "Saya ingin menikmati kehidupan yang nyaman, tetapi juga harus memastikan bahwa saya tidak mengorbankan kehidupan orang lain". Kontradiksi ini dapat menjadi sumber konflik dan kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi kesempatan untuk mencari solusi yang lebih baik.