Arti Kata "koprafagia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koprafagia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koprafagia

kop·ra·fa·gia n kebiasaan pd hewan makan kotorannya sendiri dng tujuan memperoleh vitamin B, biasanya sangat menonjol pd hewan pengerat (rodensial), spt kelinci

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koprafagia"

📝 Contoh Penggunaan kata "koprafagia" dalam Kalimat

1.koprafagia adalah kebiasaan menakutkan pada kelinci yang sangat umum di daerah pedesaan.
2.Dalam penelitian tentang perilaku, kelinci muda menunjukkan gejala koprafagia yang sangat parah.
3.koprafagia pada kelinci adalah contoh perilaku anormal yang perlu diatasi dengan cepat.
4.Dokter hewan harus waspada terhadap gejala koprafagia pada hewan pengerat seperti kelinci.
5.Menghindari koprafagia pada kelinci dapat dilakukan dengan memberikan makanan yang seimbang dan berkualitas.

📚 Artikel terkait kata "koprafagia"

Mengenal Kata 'koprafagia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Koprafagia" - Kebiasaan Menarik pada Hewan

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata koprafagia pertama kali digunakan oleh ahli biologi pada abad ke-19 untuk menggambarkan kebiasaan beberapa hewan, seperti kelinci, yang makan kotorannya sendiri dengan tujuan memperoleh vitamin B. Fenomena ini sering ditemukan pada hewan pengerat (rodensial) yang hidup di lingkungan yang tidak memiliki banyak sumber makanan. Kebiasaan ini mungkin terlihat tidak normal, tetapi pada kenyataannya, hewan-hewan ini memiliki mekanisme untuk meningkatkan keseimbangan nutrisi dalam tubuh mereka.

Contoh Penggunaan Kata Koprafagia

Kita dapat melihat contoh-contoh penggunaan kata koprafagia dalam kalimat yang alami di berbagai konteks. Misalnya, "Kelinci yang hidup di penangkaran sering mengalami koprafagia karena kurangnya vitamin B dalam makanan mereka." Atau, "Hewan pengerat yang tinggal di area yang tercemar sering kali mengalami koprafagia karena kekurangan sumber makanan yang seimbang." Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata koprafagia memiliki makna yang spesifik dan dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata koprafagia memiliki makna yang spesifik, namun kita dapat melihat relevansi yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita dapat melihat bahwa beberapa orang lebih suka makan makanan yang tidak seimbang, seperti makanan cepat saji, yang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dalam tubuh. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kebiasaan koprafagia pada hewan dapat dibandingkan dengan kebiasaan makan yang tidak seimbang pada manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata koprafagia dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.