Arti Kata "kuap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kuap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kuap

ku·ap n perihal (perbuatan) mengangakan mulut dng menarik dan mengeluarkan napas krn mengantuk: -- ku menjadi-jadi krn mengantuk;
me·ngu·ap v mengangakan mulut dng mengeluarkan napas krn mengantuk: saya ~ terus krn semalam kurang tidur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kuap"

📝 Contoh Penggunaan kata "kuap" dalam Kalimat

1.Saya merasa mengantuk setelah bekerja seharian di kantor.
2.Saya perlu tidur lebih banyak agar tidak terus menguap di kelas kuliah.
3.Ketika saya sedang berbicara, teman saya sering menguap tanpa sadar.
4.Dia menguap karena terlalu banyak minum kopi sebelumnya.
5.Menguap sering kali menandakan bahwa seseorang sedang mengalami kelelahan.

📚 Artikel terkait kata "kuap"

Mengenal Kata 'kuap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kuap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kuap" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, yaitu perihal mengangakan mulut dengan menarik dan mengeluarkan napas karena mengantuk. Dalam konteks sejarah, kata ini mungkin berkembang dari kebiasaan orang Indonesia yang menganggap mengantuk sebagai gejala alami setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan. Dengan kata lain, mengalami kuap dianggap sebagai tanda tubuh yang lelah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami kuap karena berbagai alasan, seperti kurang tidur, stres, atau melakukan pekerjaan yang melelahkan. Meskipun demikian, mengalami kuap tidak selalu menjadi hal yang buruk. Banyak orang yang menganggap kuap sebagai tanda bahwa tubuh mereka membutuhkan istirahat dan pemulihan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kuap" dalam kalimat yang alami: - Saya menjadi kuap setelah berjalan kaki sepanjang hari. - Bapak mengalami kuap karena tidur yang terganggu. - Saya tidak bisa kuap karena harus menyelesaikan proyek yang penting. Dalam budaya Indonesia modern, mengalami kuap dianggap sebagai hal yang normal dan tidak perlu dipermalukan. Banyak orang yang menggunakan kuap sebagai alasan untuk istirahat dan memulihkan tubuh. Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa kuap bukanlah hal yang buruk, melainkan sebagai tanda bahwa tubuh kita membutuhkan perhatian dan perlindungan.