Arti Kata "kerubut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerubut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerubut

1ke·ru·but v, me·nge·ru·buti v 1 datang banyak-banyak hendak melihat, membeli, dsb; mengerubungi: pagi-pagi anak-anak sudah ~ tukang es; 2 mengeroyok: para pemuda sudah siap ~ penjahat yg akan mengganggu kampungnya

2ke·ru·but n benalu yg banyak bunganya; ambai-ambai; Rafflesia hasseltii

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerubut"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerubut" dalam Kalimat

1.Pagi-pagi anak-anak sudah berkerubut tukang es yang menjual es krim di depan sekolah.
2.Para pengunjung sudah siap berkerubut penjual oleh-oleh di pasar tradisional.
3.Saat musim liburan, banyak wisatawan yang berkerubut ke pantai untuk menikmati keindahan alam.
4.Di pasar, anak-anak suka berkerubut penjual makanan ringan untuk memilih makanan yang lezat.
5.Pagi itu, para pemuda sudah siap berkerubut penjahat yang akan mengganggu keamanan kota.

📚 Artikel terkait kata "kerubut"

Mengenal Kata 'kerubut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerubut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kerubut" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan aksi seseorang yang datang banyak-banyak untuk melihat atau membeli sesuatu, atau bahkan mengeroyok lawan. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku pedagang atau penjual yang berdatangan ke pasar atau tempat-tempat yang populer. Pada masa lalu, kata "kerubut" sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan sosial dan ekonomi yang aktif. Misalnya, saat pagi-pagi anak-anak sudah kerubut tukang es, berarti mereka sudah berdatangan ke tempat penjual es untuk membeli es batu. Atau, saat para pemuda sudah siap kerubut penjahat yang akan mengganggu kampungnya, berarti mereka sudah berdatangan ke tempat penjahat untuk melawan dan melindungi kampung mereka. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kerubut" dalam kalimat yang alami: * Pagi-pagi anak-anak sudah kerubut tukang es untuk membeli es batu sebelum pergi ke sekolah. * Para pemuda sudah siap kerubut penjahat yang akan mengganggu kampungnya. * Setelah melihat iklan promo, banyak orang kerubut ke toko untuk membeli produk tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kerubut" masih digunakan untuk menggambarkan kegiatan sosial dan ekonomi yang aktif. Bahkan, dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks politik dan sosial. Misalnya, saat ada kegiatan aksi massa yang melibatkan banyak orang, kata "kerubut" sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan tersebut. Dalam kesimpulan, kata "kerubut" memiliki makna yang sangat luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat lebih mudah memahami kegiatan sosial dan ekonomi yang terjadi di sekitar kita.