Arti Kata "kunarpa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kunarpa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kunarpa

ku·nar·pa ark n bangkai; mayat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kunarpa"

📝 Contoh Penggunaan kata "kunarpa" dalam Kalimat

1.Pria tersebut menemukan mayat di tengah hutan dan melaporkannya kepada polisi.
2.Masyarakat setempat sangat terkejut melihat bangkai hewan yang terjatuh di jalan.
3.Seorang dokter harus menanganinya dengan hati-hati karena korban kecelakaan tersebut masih bernapas.
4.Penglihatan yang menakutkan adalah bangkai kapal yang tenggelam di dasar laut.
5.Ketika sedang berjalan, aku melihat mayat seekor burung yang terjatuh ke tanah.

📚 Artikel terkait kata "kunarpa"

Mengenal Kata 'kunarpa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kunarpa" - Makna dan Kaitannya dengan Tradisi

Kata "kunarpa" memiliki makna yang khas dalam bahasa Indonesia, yaitu kunarpa bangkai atau mayat. Kata ini memiliki kaitan dengan tradisi dan kepercayaan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan dan adat istiadat. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan bangkai atau mayat yang telah dikuburkan atau dibakar dengan upacara yang sesuai. Dalam kalimat alami, kata kunarpa dapat digunakan seperti ini: "Pemakaman kunarpa tersebut diadakan dengan upacara yang sederhana dan dipimpin oleh seorang pendeta." Atau, "Mereka memilih untuk membakar kunarpa istri mereka dengan upacara yang mewah dan penuh dengan ritual." Dalam kedua contoh tersebut, kata kunarpa digunakan untuk menggambarkan mayat yang telah dikuburkan atau dibakar. Kata kunarpa memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan dan adat istiadat. Dalam beberapa kepercayaan, kunarpa dianggap sebagai bagian dari proses transisi ke alam setelahnya. Oleh karena itu, upacara pemakaman atau pembakaran kunarpa sering diadakan dengan sederhana dan penuh dengan ritual untuk menghormati dan mengheningkan hati.