Arti Kata "kunut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kunut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kunut

ku·nut n Isl doa khusus, biasanya dibaca sesudah iktidal pd rakaat terakhir dl salat tertentu, spt dl salat Subuh;
-- nazilah Isl kunut yg dibaca krn ada bahaya, malapetaka, atau musibah yg menimpa masyarakat (spt wabah, kemarau)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kunut"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kunut" dalam Kalimat

1.Selama salat Subuh, imam membaca doa khusus yang disebut kunut.
2.Kami harus berdoa dengan kunut untuk menghilangkan wabah penyakit yang melanda kota.
3.Dalam sejarah Islam, kunut telah dibaca untuk menghilangkan musibah dan bencana alam.
4.Di masjid, imam membacakan doa kunut setelah salat Jumat untuk memohon perlindungan Allah.
5.kunut adalah salah satu doa yang paling penting dalam Islam, karena dapat menghilangkan bahaya dan malapetaka.

πŸ“š Artikel terkait kata "kunut"

Mengenal Kata 'kunut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kunut" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kunut" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks islami. Dalam arti resmi, kunut adalah doa khusus yang biasanya dibaca setelah iktidal pada rakaat terakhir dalam salat tertentu, seperti salat Subuh. Doa ini juga dibaca karena ada bahaya, malapetaka, atau musibah yang menimpa masyarakat, seperti wabah atau kemarau. Secara historis, kunut telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan. Doa ini diyakini dapat memberikan perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat yang sedang menghadapi bahaya atau musibah. Dalam beberapa kasus, kunut juga dibaca sebagai bentuk penghormatan dan syukur kepada Allah SWT. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kunut dalam kalimat yang alami: * Pada hari Senin, umat Islam di desa ini mengadakan salat Subuh dan membaca kunut untuk memohon perlindungan dari kemarau yang berkepanjangan. * Setelah wabah muncul di kota, masyarakat segera berkumpul di lapangan untuk membaca kunut dan memohon perlindungan kepada Allah SWT. * Pada hari Jumat, imam masjid membaca kunut sebagai bentuk penghormatan dan syukur kepada Allah SWT atas keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kunut masih memiliki relevansi yang signifikan, terutama dalam konteks keagamaan dan sosial. Doa ini masih dibaca dan dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia sebagai cara untuk memohon perlindungan dan keselamatan. Selain itu, kunut juga menjadi simbol kekuatan dan kesabaran masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan dan musibah.