Arti Kata "laklakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "laklakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

laklakan

lak·lak·an n pangkal lidah; lubang tenggorok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "laklakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "laklakan" dalam Kalimat

1.Pada saat berbicara, jangan lupa untuk membersihkan lidah Anda dari sisa makanan yang masih menempel di pangkal lidah.
2.Dokter memberikan saran untuk melakukan perawatan pada lidah yang lelah karena terus-menerus laklakan makanan yang keras.
3.Dalam bahasa medis, laklakan adalah kondisi yang umum terjadi pada beberapa orang ketika makanan tidak tercerna dengan baik.
4.Saat melakukan pemeriksaan, dokter menemukan bahwa pasien memiliki laklakan yang parah karena terus-menerus mengonsumsi makanan yang keras.
5.Penggunaan lidah yang tidak tepat dapat menyebabkan laklakan, sehingga kita harus lebih berhati-hati dalam makan dan berbicara.

📚 Artikel terkait kata "laklakan"

Mengenal Kata 'laklakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "laklakan" - Fungsi dan Keterampilan Bahasa

Kata "laklakan" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, laklakan adalah kata benda yang memiliki arti "pangkal lidah; lubang tenggorok". Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari.

Keterampilan Bahasa dan Contoh Penggunaan

Kata laklakan sering digunakan dalam konteks medis, terutama dalam pengobatan penyakit tenggorok. Dokter mungkin akan memeriksa kondisi **laklakan** pasien untuk menentukan diagnosis. Contoh kalimat: "Dokter melakukan pemeriksaan **laklakan** untuk menentukan penyebab sakit tenggorok." Selain itu, kata laklakan juga digunakan dalam konteks kesopanan, terutama dalam tradisi budaya Indonesia. Ketika berbicara, kita harus berhati-hati dalam menggunakan **laklakan** untuk tidak membahayakan orang lain. Contoh kalimat: "Kita harus berhati-hati dalam berbicara agar tidak mengenai **laklakan** orang lain."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata laklakan memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesopanan dan keselamatan. Ketika berinteraksi dengan orang lain, kita harus berhati-hati dalam menggunakan **laklakan** untuk tidak membahayakan orang lain. Selain itu, kata laklakan juga digunakan dalam konteks medis untuk menentukan diagnosis penyakit tenggorok. Dalam budaya Indonesia, **laklakan** memiliki makna yang unik dan memiliki relevansi dalam tradisi kesopanan.