Arti Kata "lampu sein" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lampu sein" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lampu sein

lampu isyarat pada kendaraan (untuk belok atau berhenti dan sebagainya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lampu sein"

📝 Contoh Penggunaan kata "lampu sein" dalam Kalimat

1.lampu sein mobil itu tidak berfungsi dengan baik di malam hari.
2.Pengemudi harus selalu memperhatikan lampu sein saat berkendara.
3.Dalam pelajaran keselamatan lalu lintas, siswa diajarkan cara menggunakan lampu sein dengan benar.
4.Pemilik mobil harus segera memperbaiki lampu sein yang rusak untuk menghindari kecelakaan.
5.Pengendara sepeda harus selalu waspada dan memperhatikan lampu sein saat melintas jalan.

📚 Artikel terkait kata "lampu sein"

Mengenal Kata 'lampu sein' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lampu Sein" - Kunci Keselamatan Lalu Lintas

Lampu sein, atau lebih dikenal sebagai isyarat kendaraan, merupakan salah satu komponen penting dalam dunia lalu lintas. Meskipun bukanlah barang baru, namun sejarahnya memang cukup panjang. Konsep lampu sein pertama kali muncul di Jerman pada tahun 1900-an sebagai cara untuk mengontrol lalu lintas dan mencegah kemacetan. Pada awalnya, lampu sein hanya terdiri dari lampu merah dan hijau, tetapi sekarang telah berkembang menjadi berbagai jenis, seperti lampu sein berwarna kuning dan biru. Lampu sein tidak hanya berfungsi sebagai isyarat untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai alat bantu untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan. Dalam berbagai kalimat, kita dapat melihat bagaimana lampu sein berperan penting dalam keselamatan lalu lintas. Contohnya, "Kendaraan di depan saya mengaktifkan lampu sein merah untuk berhenti, sehingga saya pun menghentikan kendaraan saya juga." Atau, "Saya harus berhati-hati saat melihat lampu sein hijau, karena ada kemungkinan kendaraan lain akan berbelok." Dalam kehidupan sehari-hari, lampu sein sangat relevan dengan keselamatan lalu lintas. Pada saat ini, banyak sekali kendaraan yang menggunakan lampu sein sebagai alat bantu dalam mengatur lalu lintas. Bahkan, dalam budaya Indonesia modern, lampu sein telah menjadi bagian dari kebiasaan orang-orang dalam berlalu lintas. Dengan demikian, penting bagi kita untuk selalu memahami makna dan fungsi lampu sein dalam mengatur lalu lintas agar kita dapat berlalu lintas dengan aman dan nyaman.