Arti Kata "lapisan kabur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lapisan kabur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lapisan kabur

la.pis.an kabur Istilah astrologi lapisan kabur di dalam atmosfer, biasanya di bagian atasnya dibatasi oleh inversi suhu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lapisan kabur"

📝 Contoh Penggunaan kata "lapisan kabur" dalam Kalimat

1.Pada pagi hari, atmosfer bumi memiliki lapisan kabur yang membuat langit berwarna cerah.
2.Dalam astrologi, lapisan kabur di atmosfer digunakan sebagai salah satu alat untuk memprediksi cuaca.
3.Saya berusaha memasuki kelas dengan diam dan tidak mengganggu lapisan kabur yang hening di ruangan.
4.Ketika cuaca sedang berubah, lapisan kabur di atmosfer dapat mempengaruhi sinyal televisi dan radio.
5.Dalam film fiksi ilmiah, lapisan kabur di atmosfer digunakan sebagai alasan untuk menghambat kemajuan teknologi masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "lapisan kabur"

Mengenal Kata 'lapisan kabur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lapisan Kabur" dalam Astrologi

Kata "lapisan kabur" memiliki makna yang spesifik dalam konteks astrologi, tetapi sebelum kita mengenal makna ini, mari kita bahas makna umumnya. Lapisan kabur dapat diartikan sebagai suatu lapisan yang tidak jelas atau tidak terlihat jelas. Dalam konteks historis, istilah ini mungkin digunakan untuk menggambarkan suatu fenomena alam yang tidak terlihat jelas atau tidak dapat dipahami secara langsung. Namun, dalam konteks astrologi, lapisan kabur memiliki makna yang lebih spesifik. Lapisan kabur di dalam atmosfer, biasanya di bagian atasnya dibatasi oleh inversi suhu. Inversi suhu adalah suatu kondisi di mana suhu udara naik dengan ketinggian, berlawanan dengan kondisi normal di mana suhu udara menurun dengan ketinggian. Lapisan kabur ini seringkali terjadi di ketinggian yang sangat tinggi, di atas 80 km dari permukaan bumi. Lapisan kabur memiliki beberapa karakteristik yang unik. Misalnya, lapisan kabur dapat memiliki kepadatan yang berbeda-beda pada suhu yang berbeda. Pada suhu yang lebih tinggi, lapisan kabur dapat memiliki kepadatan yang lebih rendah, sedangkan pada suhu yang lebih rendah, lapisan kabur dapat memiliki kepadatan yang lebih tinggi. Selain itu, lapisan kabur juga dapat memiliki warna yang berbeda-beda, seperti biru, hijau, atau merah. Lapisan kabur memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, lapisan kabur dapat digunakan untuk memahami fenomena alam seperti polusi udara. Lapisan kabur dapat menunjukkan adanya polusi udara yang berlebihan, sehingga dapat membantu kita untuk mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi polusi udara. Selain itu, lapisan kabur juga dapat digunakan untuk memahami fenomena alam lainnya seperti perubahan cuaca. Dengan memahami lapisan kabur, kita dapat memprediksi perubahan cuaca yang akan terjadi di masa depan. Dalam budaya Indonesia modern, lapisan kabur memiliki makna yang lebih luas. Lapisan kabur dapat diartikan sebagai suatu lapisan yang tidak jelas atau tidak terlihat jelas dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, lapisan kabur dapat digunakan untuk menggambarkan suatu situasi yang tidak jelas atau tidak dapat dipahami secara langsung. Dalam konteks ini, lapisan kabur dapat menjadi sebuah simbol untuk menggambarkan kesulitan dalam menghadapi suatu situasi yang tidak jelas.