Arti Kata "lapor keluar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lapor keluar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lapor keluar

melapor kepada pramuhotel untuk keluar meninggalkan hotel

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lapor keluar"

📝 Contoh Penggunaan kata "lapor keluar" dalam Kalimat

1.Pada hari terakhir liburan, aku akan melapor keluar di resepsionis hotel untuk membayar tagihan.
2.Pada acara pelatihan di kantor, instruktur meminta semua peserta untuk melapor keluar setelah sesi selesai.
3.Dalam film tersebut, tokoh utama melapor keluar dari rumahnya karena kehilangan pekerjaan.
4.Saat berada di luar negeri, aku harus melapor keluar di kantor imigrasi untuk memperpanjang visa.
5.Setelah menyelesaikan proyek, tim memutuskan untuk melapor keluar di depan semua rekan kerja untuk mengumumkan hasilnya.

📚 Artikel terkait kata "lapor keluar"

Mengenal Kata 'lapor keluar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lapor Keluar" - Makna dan Konteks yang Perlu Diketahui

Kata **lapor keluar** sering digunakan dalam konteks resmi, terutama di tempat-tempat umum seperti hotel, restoran, atau tempat wisata. Namun, apakah Anda tahu apa itu **lapor keluar** dan bagaimana maknanya? **Lapor keluar** secara harfiah berarti melapor kepada pihak yang berwenang untuk keluar meninggalkan suatu tempat, tetapi dalam konteks yang lebih spesifik, biasanya berarti melapor kepada pramuhotel untuk meninggalkan hotel. Dalam sejarahnya, kata **lapor keluar** berasal dari bahasa Belanda "uitmelden," yang berarti "melapor untuk meninggalkan." Hal ini menunjukkan bahwa kata ini telah ada sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia. Dalam konteks sosial, **lapor keluar** sering digunakan dalam situasi di mana pengunjung harus meninggalkan suatu tempat, seperti hotel, karena sebab-sebab tertentu, seperti waktu check-out yang telah sampai atau karena kebutuhan lainnya. Contoh penggunaan kata **lapor keluar** dalam kalimat yang alami adalah: * Sebelum meninggalkan hotel, saya harus **lapor keluar** kepada pramuhotel agar tidak dikenakan biaya tambahan. * Setelah saya selesai makan di restoran, saya **lapor keluar** kepada pelayan agar bisa membayar tagihan. Dalam kehidupan sehari-hari, **lapor keluar** memiliki relevansi yang cukup penting, terutama dalam situasi di mana kita harus meninggalkan suatu tempat secara resmi. Dalam budaya Indonesia modern, **lapor keluar** sering digunakan dalam konteks wisata, di mana pengunjung harus meninggalkan hotel atau tempat wisata. Dengan demikian, **lapor keluar** tidak hanya sebagai kata yang teknis, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang perlu dipahami dan diterapkan dengan baik.