Arti Kata "laut madu berpantaikan sakar (gula)" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "laut madu berpantaikan sakar (gula)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

laut madu berpantaikan sakar (gula)

Peribahasa perkataan yang manis keluar dari mulut orang yang baik rupanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "laut madu berpantaikan sakar (gula)"

📝 Contoh Penggunaan kata "laut madu berpantaikan sakar (gula)" dalam Kalimat

1.Dalam percakapan formal, ia menjelaskan bahwa kata-kata yang keluar dari mulutnya memang manis, tetapi terkadang berlebihan.
2.Pada saat itu, ia menyadari bahwa kata-kata manis yang keluar dari mulutnya seringkali membuat orang lain terkesan.
3.Bahkan, kata-kata manis yang keluar dari mulutnya membuatnya lebih disukai di masyarakat.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, orang-orang sering mengatakan bahwa kata-kata manis yang keluar dari mulutnya memiliki dampak besar.
5.Namun, ia juga menyadari bahwa tidak semua kata-kata manis yang keluar dari mulutnya dapat diterima oleh semua orang.

📚 Artikel terkait kata "laut madu berpantaikan sakar (gula)"

Mengenal Kata 'laut madu berpantaikan sakar (gula)' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Laut Madu Berpantaikan Sakar (Gula)" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, ada sebuah peribahasa yang terkenal yaitu **laut madu berpantaikan sakar (gula)**. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat menarik, yaitu **perkataan yang manis keluar dari mulut orang yang baik rupanya**. Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kata-kata yang baik dan bermakna, tetapi ternyata tidak sesuai dengan perilakunya. Peribahasa **laut madu berpantaikan sakar (gula)** memiliki konteks historis yang menarik. Dalam bahasa lama, kata "laut madu" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat indah dan manis. Sementara "sakar (gula)" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang manis dan tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jadi, peribahasa ini bisa diartikan sebagai kata-kata yang manis tetapi tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata **laut madu berpantaikan sakar (gula)** dalam kalimat yang alami: * "Dia selalu mengucapkan kata-kata manis, tapi ternyata dia tidak sesuai dengan apa yang dia katakan, itu seperti laut madu berpantaikan sakar (gula)." * "Dia memiliki kata-kata yang baik, tetapi tidak sesuai dengan perilakunya, itu seperti laut madu berpantaikan sakar (gula)." Peribahasa **laut madu berpantaikan sakar (gula)** memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital seperti sekarang, sangat mudah untuk mengucapkan kata-kata yang manis dan baik, tetapi tidak semua orang memiliki perilaku yang sesuai dengan apa yang mereka katakan. Oleh karena itu, peribahasa ini bisa dijadikan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menjadi orang yang lebih baik dan sesuai dengan apa yang mereka katakan.